Redaksi : Minggu, 17 September 2023 16:59
INT

BUKAMATANEWS - Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, baru saja meraih kemenangan gemilang di Hong Kong Open 2023, namun mereka tetap merasa haus akan gelar juara. Pasangan ini mengakui pentingnya untuk tidak puas dengan prestasi mereka saat ini dan bertekad untuk terus konsisten dalam permainan mereka.

Dalam final Hong Kong Open 2023, Apri/Fadia menghadapi pasangan Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan, dalam pertandingan yang dramatis. Awalnya, Apri/Fadia kesulitan mengatasi tekanan serangan dari pasangan Malaysia tersebut. Mereka tertinggal 2-10 pada awal pertandingan dan bahkan pasangan Malaysia mampu unggul 11-3 di interval gim pertama.

Namun, setelah interval, Apri/Fadia secara perlahan bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 10-15. Meskipun begitu, kesalahan-kesalahan terus dilakukan oleh Apri/Fadia, sehingga mereka kalah pada gim pertama dengan skor 21-14.

Gim kedua menjadi pertandingan yang sengit dan ketat. Skor imbang terus berlanjut, mencapai 22-22 secara dramatis, Apriyani/Fadia berhasil memenangkan gim kedua dengan skor 24-22, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentu.

Pada gim ketiga, Apriyani/Fadia tampil sangat kuat dan meraih tujuh poin awal secara beruntun, mengungguli wakil Malaysia dengan skor 7-0. Mereka melanjutkan dominasi mereka dan memenangkan gim ketiga dengan skor 21-9, akhirnya meraih gelar ganda putri Hong Kong Open 2023.

Setelah memastikan kemenangan mereka, Apri/Fadia merayakan kemenangan mereka dengan sorak-sorai kegembiraan. Namun, terlihat bahwa keduanya juga terharu dengan mata berkaca-kaca setelah menang dalam pertandingan yang sangat dramatis.

Pada sesi foto usai kemenangan, Fadia meminta Apri untuk menggendongnya, sebagai isyarat terima kasih kepada Apri yang telah mendukungnya hingga mencapai kesuksesan ini dalam Hong Kong Open 2023.

Fadia mengungkapkan, "Di gim pertama dan kedua, itu benar-benar permainan yang sudah sama-sama tahu. Apa yang kami rencanakan mereka sudah tahu, sebaliknya juga begitu, kami sudah mengantisipasi juga setiap rencana mereka. Saat mengatur poin, kami bisa lebih tenang dalam penggunaan strategi kami."

Sementara itu, Apriyani Rahayu merasa bersyukur atas kemenangan mereka di Hong Kong Open 2023. Dia berterima kasih kepada Fadia, pelatihnya Prasetyo Restu Basuki, PBSI, dan seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mendukung mereka.

Apri menambahkan, "Sekiranya hasil ini bisa membawa kami terus percaya diri dan meraih prestasi. Kami sangat senang dan tidak bisa berkata-kata lagi. Tadi Pearly/Thinaah bermain sangat baik. Hanya saja ada insiden di poin-poin akhir gim ketiga. Kami mendoakan yang terbaik untuk mereka. Semoga cederanya tidak terlalu serius, dan mereka bisa pulih dengan baik."

Apri menyatakan bahwa mereka sekarang akan fokus untuk persiapan Asian Games 2022 (2023) di China, dan meskipun waktu terbatas, gelar ini akan memberi mereka tambahan kepercayaan diri dalam menghadapi kompetisi tersebut.

BERITA TERKAIT