BUKAMATA - Beberapa tokoh nasional yang sering terlibat dalam dunia politik dalam negeri saat ini telah mengisi posisi kunci dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Dalam tim ini, terdapat berbagai kalangan, termasuk pengusaha terkemuka, pejabat partai politik, serta mantan jenderal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Salah satu tokoh yang mencuat adalah Arsjad Rasjid, yang menjabat sebagai Ketua TPN Ganjar. Arsjad dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dan merupakan pemimpin dari Indika Energy.
Sementara itu, posisi wakil ketua umum diisi oleh dua mantan perwira tinggi TNI-Polri, yaitu mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Andika Perkasa dan mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn.) Eddy Pramono.
Selain itu, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, yang sebelumnya menjabat sebagai gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode, juga berperan penting sebagai wakil ketua TPN Ganjar. TGB juga merupakan Ketua Harian Partai Perindo.
Pengumuman mengenai susunan inti TPN Ganjar ini dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Kantor TPN Ganjar yang berlokasi di Gedung High End, Jakarta, pada hari Rabu, 13 September.
Berikut adalah susunan inti TPN Ganjar untuk Pilpres 2024:
Ketua Umum:
Arsjad Rasjid (Ketua Kamar Dagang dan Industri/Kadin)
Wakil Ketua Umum:
Andika Perkasa (Mantan Panglima TNI)
Gatot Eddy Pramono (Mantan Wakapolri)
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (Mantan Gubernur NTB, Ketua Harian Partai Perindo)
BERITA TERKAIT
-
Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama Kemenlu, Promosi Pariwisata dan Maritim ke Pasar Global
-
Anis Matta: Tujuan Politik Partai Gelora Ciptakan Kemakmuran Bersama
-
Rayakan HUT ke-6, Partai Gelora Gelar Pawai Budaya dan Bagikan Gunungan ke Masyarakat Jogja
-
Kuliah Umum di UMI Makassar, Anis Matta Tantang Mahasiswa Tingkatkan Kapasitas Intelektual: “Lawan Kedangkalan Berpikir!”
-
Wamen Luar Negeri Apresiasi Potensi Wisata Makassar, Dorong Diplomasi Cerita ke Dunia