Polisi Berhasil Bongkar Rumah Produksi Film Porno diJakses, Berikut Fakta-faktanya!
Berita terkini tentang pembongkaran rumah produksi film porno di Jakarta Selatan. Polisi telah mengungkap operasi ilegal yang melibatkan artis, selebgram, dan fotomodel dalam ratusan film dewasa. Lima tersangka telah ditangkap, sementara 11 pemeran wanita dan 5 pemeran pria masih dalam pengejaran. Salah satu pemeran, Siskaeee, akan dipanggil oleh polisi.
BUKAMATA - Polisi telah mengungkap sebuah rumah produksi film porno yang beroperasi di tiga studio di wilayah Jakarta Selatan.
Film dewasa tersebut melibatkan berbagai kalangan, mulai dari artis hingga selebgram, dan kini sedang dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib.
Rumah produksi ini telah beroperasi sejak tahun 2022, dan sutradara mereka telah memproduksi ratusan film porno dalam kurun waktu satu tahun. Mereka mencari para pemeran dari berbagai jaringan dan melakukan profiling melalui media sosial untuk merekrut talenta.
5 Orang Ditangkap, 11 Pemeran Wanita dan 5 Pemeran Pria Dikejar Polisi
Pihak kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka dijerat dengan beberapa pasal terkait Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Pornografi.
Kelima tersangka tersebut memiliki peran berbeda dalam rumah produksi, mulai dari sutradara, kameramen, editor film, sound engineering, hingga sekretaris yang juga berperan sebagai talent.
Terdapat total 11 pemeran wanita dan 5 pemeran pria yang terlibat dalam produksi film ini.
Satu pemeran wanita yang juga sekretaris rumah produksi telah ditangkap, sementara yang lain masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Pemeran Film Porno Akan Dipanggil oleh Polisi
Salah satu pemeran wanita yang dikenal publik, yaitu Siskaeee, diduga terlibat dalam produksi film ini.
Polisi akan memanggil Siskaeee dan para pemeran lainnya yang diduga terlibat dalam produksi film tersebut.
Identitas seluruh pemeran telah diketahui, dan pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Film Porno Dijual Melalui Situs Berlangganan
Film porno yang dihasilkan oleh rumah produksi ini dijual melalui situs berlangganan.
Untuk menonton film tersebut, penonton harus membayar berlangganan dengan tarif yang bervariasi, mulai dari satu hari hingga satu tahun.
Hingga saat ini, sudah ada sekitar 10 ribu pengguna yang bergabung dan berlangganan di situs tersebut.
Bayaran Pemeran Bergantung pada Popularitas
Para pemeran film porno dalam rumah produksi ini tidak memiliki kontrak resmi.
Mereka dibayar antara Rp 10 juta hingga Rp 15 juta per film, tergantung pada popularitas mereka di masyarakat.
Semakin populer pemeran, semakin tinggi bayarannya.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan patroli siber dan menemukan tiga website yang mentransmisikan video atau film dewasa. Film yang diproduksi oleh rumah produksi ini kemudian ditransmisikan ke tiga website tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
