DPU Makassar Hadirkan Layanan Sedot Lumpur Tinja , Cukup Bayar Rp250 ribu
"Dengan layanan sedot tinja yang kami sediakan, kami berharap masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga sanitasi dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kesehatan dan kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik," ujar Darwis.
MAKASSAR,BUKAMATA - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah memperkenalkan layanan penyedotan lumpur tinja (WC/kakus) dengan harga terjangkau sebesar Rp250 ribu per tangki. Layanan ini ditujukan untuk membantu warga dalam mengatasi permasalahan sanitasi dan lingkungan.

Layanan sedot tinja ini tersedia setiap hari Senin hingga Sabtu dan diklaim memprioritaskan aspek kebersihan dan profesionalitas dalam pelayanannya. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pal Makassar, Hamka Darwis, menegaskan pentingnya layanan ini dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Dengan layanan sedot tinja yang kami sediakan, kami berharap masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga sanitasi dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kesehatan dan kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik," ujar Darwis.
Menurut Darwis, pengelolaan tinja yang tidak tepat dapat menimbulkan bau tidak sedap dan bahaya kesehatan bagi warga sekitar. Oleh karena itu, DPU Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sanitasi dapat lebih meningkat.

Warga yang membutuhkan informasi atau ingin menggunakan layanan ini dapat menghubungi Unit Pengelolaan Limbah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melalui call center di 0851-0682-9777 atau 0411-438-721. Layanan ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan sanitasi dan lingkungan sekitar.
News Feed
Kapolres Dicopot, Santriwati Masih Trauma: Ponpes Sukoharjo Desak CCTV Dibuka
03 November 2026 21:51
Penyegaran Besar di Tubuh Polri, 224 Perwira Masuk Promosi dan Mutasi Setara
03 November 2026 20:29
KPK dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Kawal Anggaran hingga Pelayanan Publik
03 November 2026 19:19
Ketua TP PKK Sulsel Hadiri Launching Aksi Stop Stunting 2026, Sasar 3.060 Desa/Kelurahan
03 November 2026 19:12
Berita Populer
03 November 2026 12:46
03 November 2026 05:03
03 November 2026 10:17
03 November 2026 10:28
03 November 2026 10:45
