MAKASSAR, BUKAMATA - Proses pencarian Tim SAR gabungan terhadap satu orang pendaki atas nama Bahri (61) yang terpisah dari ke-16 orang rombongannya hingga hari ketujuh belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel, mengatakan, dari pihak Basarnas bersama dengan potensi SAR telah melakukan pencarian dengan menyisir Gunung Bawakaraeng.
"Hingga hari ini yaitu hari ketujuh, kami (Basarnas dan Potensi SAR) telah melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang dilaporkan hilang, sejak mendaki gunung Bawakaraeng pada Jumat, 1 September silam," kata Mexianus, Kamis, 7 September 2023.
Mexianus menjelaskan, Tim SAR gabungan yang terbagi menjadi tiga SRU (Search telah melakukan penyisiran melalui dua jalur, yaitu Jalur Lembanna, Kabupaten Gowa dan Jalur Tassosso, Kabupaten Sinjai.
"Akan tetapi, hingga Kamis sore ini belum menemukan petunjuk keberadaan Bapak Bahri," ujarnya.
Diberitakan, bahwa korban telah terpisah dari ke-16 orang rombongannya pada pukul 12.00 Wita saat mendaki Gunung Bawakaraeng melalui Jalur Tassosso pada Jumat, 1 September 2023 lalu.
Selanjutnya, sesuai dengan prosedur pencarian, hari ketujuh adalah hari terakhir pencarian jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban. Maka kemudian akan dilanjutkan dengan pemantauan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan
-
Hari Keenam Operasi SAR, 9 Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi
-
Black Box Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Kepala Basarnas di Makassar, Akan Diberikan ke KNKT