Hikmah : Minggu, 20 Agustus 2023 04:08
Kondisi kota Chernihiv, Ukraina utara setelah serangan rudal Rusia.

BUKAMATA - Tujuh orang, termasuk seorang anak berusia 6 tahun, tewas dan 129 lainnya terluka ketika sebuah rudal Rusia menghantam alun-alun pusat di kota sejarah utara Ukraina, Chernihiv, demikian pernyataan dari kementerian dalam negeri pada hari Sabtu,19 Agustus 2023.

Masyarakat sedang dalam perjalanan ke gereja untuk merayakan hari raya keagamaan ketika serangan itu terjadi, demikian kementerian tersebut mengatakan.

Dari 129 orang yang terhitung terluka dalam operasi pencarian dan penyelamatan, 15 di antaranya adalah anak-anak dan 15 lainnya adalah petugas polisi, kata Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko dalam sebuah kiriman di Telegram.

"Impact rudal Rusia tepat di tengah kota, di Chernihiv kami. Sebuah alun-alun, universitas politeknik, sebuah teater," kata Presiden Volodymyr Zelenskiy, yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Swedia, dalam postingan di Telegram.

"Hari Sabtu biasa, yang Rusia ubah menjadi hari rasa sakit dan kehilangan," tambahnya.

Sebuah video singkat yang menemani postingan Zelenskiy menunjukkan puing-puing berserakan di alun-alun di depan teater drama regional, di mana mobil-mobil yang diparkir rusak parah. Video itu juga sebentar menampilkan seorang tubuh yang lunglai di dalam mobil.

Media Ukraina melaporkan bahwa sebuah acara publik yang menampilkan produsen drone sedang berlangsung di dalam teater pada saat serangan terjadi. Kedua belah pihak dalam invasi Rusia yang berlangsung selama 18 bulan ini secara luas telah menggunakan drone di medan pertempuran.

Dalam komentar kepada wartawan, Klymenko hanya mengkonfirmasi bahwa sebuah acara yang tidak dijelaskan telah berlangsung di gedung tersebut dan bahwa layanan keamanan dalam negeri Ukraina sedang menyelidiki masalah ini.

Chernihiv adalah sebuah kota dengan jalan-jalan beralun dan gereja-gereja berusia berabad-abad, terletak sekitar 145 km (90 mil) di utara ibu kota Kyiv.

Atap teater bergaya neoklasik robek oleh serangan tersebut, yang juga menghancurkan pintu dan jendela di bangunan apartemen dan toko-toko tetangga.

Jalan-jalan dilumuri dengan jejak darah dan berserakan dengan potongan-potongan dari perlengkapan pertolongan pertama yang telah digunakan untuk merawat para korban.

Rusia telah menyerang kota-kota Ukraina yang jauh dari garis depan dengan rudal dan drone sebagai bagian dari invasi besar-besaran yang diluncurkan pada Februari tahun lalu.

Pasukan udara Kyiv mengatakan awal Sabtu bahwa militer Ukraina telah berhasil menembak jatuh 15 dari 17 drone Shahed buatan Iran yang diluncurkan oleh Moskow dalam serangan semalam.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menghancurkan satu drone Ukraina di wilayah Belgorod dan mengganggu sinyal satu drone lainnya di dekat Moskow. Drone ketiga menyerang pangkalan udara militer di wilayah Novgorod, merusak pesawat tempur, demikian pernyataannya.