Pemerintah Kota Parepare Salurkan Bantuan Kepada Anak yang Diduga Dilantarkan
"Kami hadir ke sini untuk melihat langsung kondisi ketiga anak ini, berdasarkan respon masyarakat, dan sesuai arahan Wali Kota. Kami memastikan bahwa mereka mendapatkan perhatian dan bantuan yang sesuai," kata Kepala Dinsos Parepare, Hasan Ginca.
PAREPARE,BUKAMATA - Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta Kecamatan Bacukiki telah mengunjungi tiga anak yang diduga dilantarkan oleh orang tua mereka di Perumahan Griya Savaraz 1 pada Jumat, 18 Agustus 2023.

Dalam kunjungannya, Dinas Sosial Kota Parepare menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok kepada ketiga anak tersebut.
Langkah ini sesuai dengan arahan dan petunjuk Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP), agar pemerintah terus berupaya memenuhi hak dasar masyarakat.
"Kami hadir ke sini untuk melihat langsung kondisi ketiga anak ini, berdasarkan respon masyarakat, dan sesuai arahan Wali Kota. Kami memastikan bahwa mereka mendapatkan perhatian dan bantuan yang sesuai," kata Kepala Dinsos Parepare, Hasan Ginca.
Hasan Ginca melaporkan bahwa kondisi ketiga anak tersebut dalam keadaan baik. Ketiga anak perempuan tersebut memiliki usia masing-masing 7 tahun, 4 tahun, dan satu tahun.
"Alhamdulillah, bersama tim DP3A, ketiga anak ini dalam kondisi baik," tambahnya.
Menurut Hasan Ginca, ketika tim datang untuk melakukan kunjungan, ayah ketiga anak tersebut tidak berada di rumah dan tidak bisa dihubungi melalui kontak ponsel yang diberikan oleh tetangga.
"Ayahnya tidak dapat dihubungi. Katanya sedang bekerja sebagai ojek. Sementara ibunya sedang dipenjara karena kasus pencurian," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Bacukiki, Saharuddin, mengungkapkan bahwa ayah ketiga anak tersebut tercatat sebagai warga Kecamatan Ujung dengan nama Muliyardi, sedangkan ibu mereka bernama Munjia.
"Kedua orang ini hanya kontrak di sini selama sembilan bulan. Setelah kami telusuri lebih lanjut, ternyata status perkawinan mereka belum resmi. Oleh karena itu, ketiga anak ini tidak memiliki akta kelahiran," jelasnya.
Saharuddin mendesak keluarga atau ayah ketiga anak ini untuk segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar status kewarganegaraan ketiga anak tersebut dapat diurus secara resmi.
"Kami akan terus memantau dan meminta ayah anak-anak ini untuk berkoordinasi dengan kami guna mengurus surat-surat kependudukan anak-anak ini. Kondisi seperti ini jika dibiarkan dapat mengakibatkan mereka terlantar," pungkasnya.
Kedatangan tim dari pemerintah ke lokasi tersebut merupakan upaya untuk memastikan bahwa anak-anak yang terlantar mendapatkan perlindungan dan bantuan yang sesuai serta untuk mengatasi permasalahan hukum dan administrasi yang dihadapi oleh keluarga tersebut.
News Feed
Berita Populer
14 Mei 2026 10:59
14 Mei 2026 12:47
14 Mei 2026 12:54
14 Mei 2026 14:09
