Maestro Lukis Djoko Pekik Meninggal Dunia, Seni Tanah Air Berduka
Seni lukis Indonesia berduka dengan meninggalnya maestro lukis Djoko Pekik. Pelukis senior ini meninggalkan jejak berharga dalam dunia seni rupa. Baca lebih lanjut tentang warisan seni yang ditinggalkan oleh Djoko Pekik.
BUKAMATA - Seni lukis Indonesia kehilangan salah satu maestronya dengan meninggalnya pelukis senior Djoko Pekik pada hari Sabtu 12 Agustus.

Kabar duka ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram Butet Kartaredjasa, sesama seniman dan sahabat mendiang.
"Selamat jalan Pak Djoko Pekik. Sumangga Gusti," tulis Butet dalam unggahannya, yang segera mengundang simpati dan duka cita dari kalangan seniman dan penggemar seni di Indonesia.
Ketika dikonfirmasi, Butet membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa Djoko Pekik meninggal dunia pada pukul 08.00 pagi.

"Nggih (iya) meninggal jam 8 wau (tadi)," ujarnya saat dihubungi oleh awak media.
Meskipun demikian, masih belum ada informasi yang lebih rinci mengenai lokasi pasti meninggalnya Djoko Pekik.
"Saya kurang tahu detailnya, baru dapat pesan WhatsApp dari kawan-kawan, katanya jenazah ada di Rumah Sakit Panti Rapih," tambah Butet.
Hal yang sama berlaku untuk rencana pemakaman. Belum ada informasi detail mengenai tempat di mana maestro lukis ini akan dimakamkan.
"Nanti akan diberitahu (informasi pemakaman)," tutup Butet.
Djoko Pekik, dengan senyumnya yang ramah dan bakat luar biasanya dalam melukis, telah memberikan sumbangsih besar bagi dunia seni rupa Indonesia.
Karyanya tidak hanya memukau di dalam negeri, tetapi juga telah dikenal di berbagai penjuru dunia. Kehilangannya akan dirasakan oleh komunitas seni dan penggemarnya yang mendalam.
News Feed
Kapolres Dicopot, Santriwati Masih Trauma: Ponpes Sukoharjo Desak CCTV Dibuka
03 November 2026 21:51
Penyegaran Besar di Tubuh Polri, 224 Perwira Masuk Promosi dan Mutasi Setara
03 November 2026 20:29
KPK dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Kawal Anggaran hingga Pelayanan Publik
03 November 2026 19:19
Ketua TP PKK Sulsel Hadiri Launching Aksi Stop Stunting 2026, Sasar 3.060 Desa/Kelurahan
03 November 2026 19:12
