Waspada! 5 Jenis Makanan Ini Bisa Percepat Kerusakan Fungsi Ginjal
14 Mei 2026 21:23
China merupakan negara pengimpor terbesar produk-produk laut Jepang, namun dengan adanya rencana Jepang untuk membuang air radioaktif ke laut, China telah memberlakukan pembatasan impor baru-baru ini.
BUKAMATA - Sejak lebih dari tiga minggu yang lalu, China telah meningkatkan pemeriksaan terhadap impor makanan Jepang karena kekhawatiran radiasi.

Hal tersebut karena Jepang berencana membuang air radioaktif ke perairan Fukushima dalam beberapa minggu mendatang.
Akibatnya restoran-restoran Jepang di China harus berjuang untuk bertahan dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini.
Hal ini telah berdampak signifikan bagi restoran sushi Jepang di negara tersebut, termasuk salah satunya adalah Toya, restoran sushi bergengsi di Beijing.
Toya telah beroperasi selama delapan tahun di Beijing dan sebelumnya menghadapi kesulitan akibat pembatasan COVID-19 yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Namun, kini restoran ini menghadapi tantangan baru berupa kelangkaan pelanggan dan bahan makanan laut.
Masalah ini muncul menjelang rencana Jepang untuk membuang air radioaktif yang telah diolah dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima ke laut.
Pemilik dan chef-restaurateur Toya, Kazuyuki Tanioka, sangat khawatir tentang masa depan bisnisnya.
China merupakan negara pengimpor terbesar produk-produk laut Jepang, namun dengan adanya rencana Jepang untuk membuang air radioaktif ke laut, China telah memberlakukan pembatasan impor baru-baru ini.
China mengkritik langkah ini dan menyatakan bahwa pembuangan air tersebut membahayakan kehidupan laut dan kesehatan manusia.
Akibatnya, impor makanan laut Jepang hampir sepenuhnya berhenti, dengan pemeriksaan ketat dari China yang menyebabkan penundaan besar di bea cukai, dan peringatan keras yang membuat pelanggan menjauh.
Pemasok makanan laut Jepang juga menghadapi kesulitan, dengan waktu tunggu di pelabuhan-pelabuhan China meningkat drastis.
Beberapa pemilik restoran Jepang di China kehilangan hingga sepertiga dari pelanggan mereka.
Meskipun pejabat Jepang berusaha mencegah larangan impor, sejumlah pelanggan restoran di China mendukung pemeriksaan yang lebih ketat untuk menjaga keselamatan warga negaranya.
Sementara itu, beberapa restoran Jepang berusaha beradaptasi dengan situasi ini, termasuk restoran Toya yang mencari alternatif untuk mengimpor bahan makanan laut dari negara lain atau mencari sumber bahan makanan dalam negeri China.
14 Mei 2026 12:54
14 Mei 2026 14:09
14 Mei 2026 10:59
14 Mei 2026 12:47