PAREPARE, BUKAMATA - Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengimbau jajarannya untuk terus meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat mengenai kepemilikan hewan peliharaan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pertanyaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait penyelidikan kematian tujuh ekor Harimau Benggala milik Youtuber Alshad Ahmad.
Pemkot Parepare akan bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel untuk memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya melindungi hewan atau satwa dilindungi. Taufan Pawe menegaskan bahwa pemerintah kota akan secara konkret mengatasi masalah satwa dilindungi.
"Pemkot Parepare sangat serius menanggapi hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat," ujar Taufan Pawe.
Dalam konteks ini, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) KLHK, Prof Dr Satyawan Pudyatmoko, menyatakan akan menyelidiki kematian tujuh ekor harimau milik Youtuber Alshad Ahmad. Pemerintah juga berupaya memberlakukan langkah-langkah sensitif untuk memastikan masyarakat yang memiliki satwa liar mengikuti proses yang ditetapkan.
Satwa dilindungi adalah spesies-spesies hewan yang mendapatkan perlindungan hukum atau konservasi karena populasinya terancam punah atau memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Perlindungan ini dilakukan untuk mencegah kepunahan hewan-hewan tersebut dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
BERITA TERKAIT
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi
-
Pertemuan Taufan Pawe dan Bahlil Lahadalia Picu Spekulasi Jelang Musda Golkar Sulsel
-
Komisi II DPR RI Minta Kepala Daerah Terpilih Laksanakan Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait PPPK
-
Mesin Politik Golkar Sulsel Dinilai Kurang Optimal, Nurdin Halid Desak Perbaikan
-
Resmi Diusung Tiga Parpol, Appi-Aliyah Siap Deklarasi dan Daftar di Pilwalkot Makassar 2024