Hikmah : Minggu, 23 Juli 2023 14:17

PAREPARE,BUKAMATA - Kota Parepare, di bawah kepemimpinan Wali Kota HM Taufan Pawe dengan dukungan kuat dari Istri, Erna Rasyid Taufan, menjadi salah satu dari tiga daerah pertama yang terpilih untuk mengukuhkan Pengurus Gerakan Generasi Z Indonesia (GenZi) di Indonesia.

Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Penggagas dan Pembina Genzi Nasional, Dr. Abdul Razak Mozin, dengan disaksikan oleh Penasihat GenZi Parepare, Erna Rasyid Taufan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, HM Makmur, Kepala Bidang GTK, Muhammad Dahlan, Direktur Harian Parepos, dan Kepala UPTD SMP Negeri 2 Kota Parepare.

Pengukuhan ini diberikan kepada ratusan siswa terpilih dari tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di Kota Parepare, yang juga melibatkan Training of Trainer (ToT) bertema "GenZi Membangun Generasi Emas Guna Mewujudkan Indonesia Maju, Unggul, dan Sejahtera." Acara tersebut berlangsung di aula UPTD SMP Negeri 2 Kota Parepare pada Sabtu, 22 Juli 2023.

Abdul Razak Mozin menjelaskan bahwa Kota Parepare dipilih karena beberapa alasan penting. Pertama, Parepare dianggap penting karena telah melahirkan tokoh dunia, yakni Prof. BJ Habibie.

Kedua, GenZi mencari generasi terbaik yang memiliki kualifikasi internasional, dan kualitas tersebut dapat ditemukan di Parepare. Salah satu contohnya adalah seorang pelajar yang berhasil meraih prestasi di Olimpiade Matematika di Seoul, Korea Selatan.

Abdul Razak juga menekankan pentingnya dukungan kuat dari Pemerintah Daerah Kota Parepare dan seluruh jajarannya, serta pembangunan keummatan yang kuat di kota yang dikenal sebagai "Kota Cinta" ini.

Erna Rasyid Taufan, Penasihat GenZi Parepare dan Penggagas serta Pembina Majelis Anak Sholeh Parepare, menyambut baik pengukuhan ini dan berharap bahwa kehadiran GenZi dapat memperkuat karakter generasi muda di Parepare.

Dia juga menekankan pentingnya mencegah "stunting rohani" dalam jiwa generasi muda dengan mengedepankan nilai-nilai agama.

Dalam kegiatan ini, Erna Rasyid Taufan menjadi salah satu pembicara dalam ToT bersama Rektor Institute Teknologi Habibie (ITH), Prof Ansar Suyuti, yang menghadiri secara daring. Kegiatan tersebut juga menyoroti stunting rohani dan pentingnya pemahaman agama dalam kehidupan generasi muda.

TAG

BERITA TERKAIT