Redaksi
Redaksi

Senin, 17 Juli 2023 18:01

ilustrasi pelecehan
ilustrasi pelecehan

Pegawai Honorer Korban Pelecehan Aalami Trauma, Polisi Tunggu Hasil Konseling Psikolog

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar, Kompol Lando KS, mengungkapkan bahwa saat ini pegawai honorer korban pelecehan .

MAKASSAR,BUKAMATA - Polrestabes Makassar terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Makassar. Kasus ini melibatkan seorang pegawai honorer berinisial A (25) yang berasal dari Kecamatan Rappocini.

Pelaku diduga adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial BH (50) yang bekerja di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar, Kompol Lando KS, mengungkapkan bahwa saat ini polisi masih menunggu hasil konseling yang dilakukan oleh seorang psikolog terhadap korban A.

"(Dugaan pelecehan yang dilakukan oleh BH) masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik menunggu hasil konseling korban yang dilakukan oleh seorang psikolog dan pekerja sosial," kata Lando pada Senin, 17 Juli 2023.

Lando menjelaskan bahwa alasan penahanan terhadap terlapor BH belum dilakukan adalah karena bukti dan saksi yang ada saat ini belum cukup kuat untuk dijadikan alat bukti. Oleh karena itu, polisi akan mencari bukti tambahan seperti rekaman CCTV di lokasi kejadian.

"Apabila telah ditemukan bukti yang cukup, maka penyidik akan menggelar rapat kasus untuk memutuskan apakah kasus ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan atau belum," jelasnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa kejadian ini terjadi ketika A membawa berkas ke ruangan BH pada Jumat pagi, 22 Juni 2023. A kemudian melaporkan insiden ini kepada suaminya, yang selanjutnya melapor ke pihak sekolah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#guru honorer korban pelecehan