Redaksi : Selasa, 11 Juli 2023 10:21

BUKAMATA - NASA mengungkapkan bahwa di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), terdapat Sistem Pengendalian Lingkungan dan Pendukung Kehidupan (Environmental Control and Life Support System/ECLSS) yang secara efisien mendaur ulang 98 persen urin (air seni) dan keringat dari para astronaut.

Secara konseptual, sistem ini beroperasi dengan cara yang serupa dengan Stillsuits yang digambarkan dalam novel 'Dune' karya Frank Herbert.

Salah satu komponen dari ECLSS menggunakan sebuah "dehumidifier canggih" untuk menangkap kelembaban yang dihirup dan dikeluarkan oleh kru stasiun dalam aktivitas sehari-hari mereka.

Bagian lain dari sistem ini, yang diberi nama "Urine Processor Assembly" dengan imajinasi, bertanggung jawab dalam mengolah urin para astronaut melalui proses distilasi vakum.

Menurut NASA, melalui proses distilasi ini, air dan air urin yang masih mengandung H2O dapat didaur ulang. Seperti yang dijelaskan dalam laporan Space.com yang dikutip oleh Engadget.

NASA saat ini sedang menguji perangkat baru yang mampu mengekstrak air dari sisa-sisa air asin. Berkat sistem ini, NASA telah berhasil mencapai tingkat pemulihan air sebesar 98 persen di International Space Station (ISS), yang sebelumnya hanya mendaur ulang sekitar 93 hingga 94 persen air yang dikonsumsi oleh para astronaut.

"Perkembangan ini merupakan langkah maju yang sangat penting dalam evolusi sistem pendukung kehidupan," kata Christopher Brown dari NASA, anggota tim yang bertanggung jawab atas sistem pendukung kehidupan di ISS.

"Katakanlah, jika ada 100 pon (sekitar 45 liter) air yang dikumpulkan di stasiun, hanya 2 pon yang hilang dan sisanya, sebanyak 98 persen, dapat terus didaur ulang. Pencapaian ini sungguh luar biasa. Jadi, jika kamu merasa tidak nyaman dengan gagasan meminum air hasil dari proses ini, jangan khawatir," tambahnya.

TAG

BERITA TERKAIT