Redaksi : Senin, 10 Juli 2023 19:35

MAKASSAR,BUKAMATA - Seorang prajurit Batalyon Komando 466 Kopasgat, TNI Angkatan Udara (AU), yang melakukan terjun payung, mengalami insiden di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), ketika parasutnya tidak mengembang sempurna. Meskipun mengalami cedera pada lengan, prajurit TNI AU tersebut dilaporkan selamat.

"Saar ini kondisi penerjun dari Kopasgat dalam keadaan baik dan stabil, meskipun mengalami dislokasi pada lengan kiri," kata Mayor Sendang Arum Mahardani, Kepala Penerangan Akademi Angkatan Udara Lanud Sultan Hasanuddin, dikutip dari detik Senin (10/7/2023).

Sendang menjelaskan bahwa terjun payung tersebut merupakan bagian dari latihan rutin Kopatgas 466. Namun, pada saat terjun, parasut tidak mengembang dengan sempurna.

"Seperti yang terlihat dalam video, parasutnya tidak mengembang sempurna karena angin kurang stabil," jelasnya.

Dia berharap agar korban segera pulih. "Kami mohon doa agar rekam kita segera sembuh," tambahnya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa seorang penerjun payung prajurit Batalyon Komando 466 Kopasgat, TNI AU, jatuh di wilayah Turikale, Kabupaten Maros. Saat ini, korban sedang menerima penanganan medis.

"Anggota kami sudah berada di lokasi," ujar Kompol Mariana, Kapolsek Turikale, kepada wartawan pada Senin (10/7/2023).

Mariana mengatakan bahwa insiden tersebut baru saja terjadi dan dia sedang menuju lokasi kejadian.

"Ini baru terjadi sekitar 15 menit yang lalu," kata Kompol Mariana.

Dalam video yang beredar terlihat penerjun payung jatuh dari ketinggian yang direkam oleh warga atau pengendara. Prajurit tersebut terlihat terputar-putar di udara saat jatuh.

Dalam video lainnya, terlihat prajurit tersebut sudah mendarat di tanah. Dia segera dikelilingi oleh warga sekitar yang memberikan pertolongan.

TAG

BERITA TERKAIT