Waspada! 5 Jenis Makanan Ini Bisa Percepat Kerusakan Fungsi Ginjal
14 Mei 2026 21:23
"Selamat melaksanakan Kongres Cabang Pertama GMKI di Kota Parepare. Dalam momentum ini saya mengajak masyarakat, termasuk mahasiswa Kristen serta umat Kristiani pada umumnya melalui gereja-gereja, untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam proses pembangunan," ujarnya.
PAREPARE,BUKAMATA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Parepare menggelar pembukaan konferensi I di Gedung GPDI Bukit Zaitun pada Jumat, 7 Juli 2023. Kegiatan ini bertema "Bangkitlah, Baharui Hidupmu, dan Berikanlah Injil" dengan menghadirkan berbagai tokoh dan pemimpin daerah.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yang diwakilkan oleh Plt Kepala Kesbangpol Rustan Asta, turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt Kepala Kesbangpol, Wali Kota Parepare mengapresiasi terselenggaranya konferensi cabang GMKI ini dan menyebut GMKI sebagai pelopor dalam semua kegiatan kebaktian.
"Selamat melaksanakan Kongres Cabang Pertama GMKI di Kota Parepare. Dalam momentum ini saya mengajak masyarakat, termasuk mahasiswa Kristen serta umat Kristiani pada umumnya melalui gereja-gereja, untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam proses pembangunan," ujarnya.
Wali Kota juga berharap agar konferensi ini dapat menghasilkan kesepakatan yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya bijak menyikapi perbedaan.
"Persaudaraan berlaku universal. Jadi, diharapkan kegiatan ini dapat merekatkan hati orang-orang beriman dalam rangka menjaga kerukunan, kedamaian, dan kesejahteraan," tambahnya.
Pengurus GMKI Pusat, Novrita Santande, juga ikut berbicara dalam acara ini. Ia menyatakan bahwa GMKI adalah organisasi yang solid dan menjadi garda terdepan di Kota Parepare.
"GMKI cabang Parepare dapat berkolaborasi dan kompak dalam mendukung program pemerintah daerah dalam beragama," ungkap Novrita Santande.
Konferensi ini merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan antara pemuda Kristen dan pemerintah daerah, serta mengedepankan pesan-pesan damai dan persaudaraan dalam menghadapi perbedaan.