NET.
BUKAMATA - Kasus kebocoran data penting penduduk Indonesia sepertinya tak pernah berhenti. Baru-baru ini, seorang ahli keamanan siber bernama Teguh Aprianto telah mengungkapkan bahwa 34 juta data paspor warga Indonesia diduga telah bocor dan dijual di dark web.
Teguh Aprianto menyampaikan temuannya melalui akun Twitter pribadinya. Dia menuliskan bahwa bagi mereka yang sudah memiliki paspor, perlu berhati-hati karena 34 juta data paspor baru saja bocor dan menjadi incaran para penjual data ilegal.
Data-data yang terbocor mencakup nomor paspor, tanggal berlaku paspor, nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, dan berbagai informasi lainnya. Tentu saja, situasi ini menjadi perhatian serius mengingat sensitivitas data pribadi yang terlibat.
BERITA TERKAIT
-
Otoritas Keamanan Arab Saudi Lakukan Pemeriksaan Acak, Jemaah Haji Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
-
ASN Sulsel Dibekali Jurus Baru Lawan Serangan Siber
-
Orang Jepang Tak Suka ke Luar Negeri, Hanya 17,5 persen yang Punya Paspor
-
Data ASN Badan Kepegawaian Negara Diduga Bocor, Dijual di Forum Hacker
-
Paspor Desain Baru Mulai Berlaku 17 Agustus 2025