BUKAMATA - Megawati mengaku senang karena Ganjar tak sungkan menyebut dirinya sebagai petugas partai, yang sama seperti dirinya.
"Jadi, kalau saya pilih Pak Ganjar itu bukan, meskipun saya juga bilang, awas kalau kamu enggak ngomong, kamu kader partai, petugas partai seperti saya juga," ucap Megawati dilansir Sabtu (3/5/23).
"Nah, untung beliaunya nurut," imbuh dia.
Megawati pada kesempatan itu bicara soal pembahasan cawapres pendamping Ganjar di internal PDIP dan koalisi. Selama ini, Mega mengaku keputusannya menunjuk kader sebagai capres selalu demi kepentingan bangsa dan negara.
Dia bicara mulai dari pencalonan Presiden Joko Widodo di periode pertama hingga kedua, saat dipasangkan dengan Jusuf Kalla hingga Ma'ruf Amin.
"Jadi kalau saya milih orang itu bukan untuk kepentingan PDIP saja. Tapi kemaslahatan bagi Pemerintahan RI ini terus berjalan," kata Presiden RI kelima itu.
Sama halnya dengan capres, Megawati bilang keputusannya menyetujui usulan cawapres juga atas pertimbangan serupa. Dia menyebut penetapan cawapres juga mestinya bukan atas pertimbangan secara personal, namun kepentingan bangsa.
"Nah, jadi ya begitu. Jadi harus dimaknai itu, harus dikumpulkan. Ini bukan bagi kepentingan partai atau per orangan," kata Megawati.
BERITA TERKAIT
-
PDI Perjuangan Umumkan Struktur Pengurus 2025–2030, Megawati Rangkap Jabatan Sekjen
-
Kongres Partai Akan Resmikan Kelanjutan Megawati Jadi Ketum PDIP
-
Ganjar Pranowo - ARW Jadi Saksi Pernikahan Putri Politisi Rudy Pieter Gony
-
PDIP - Gerindra Sambut Baik Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo
-
Megawati Terima Kasih ke Prabowo Nama Bung Karno Dipulihkan