Ulfa : Selasa, 30 Mei 2023 16:04
Siswa SMP Islam Athirah Bone

BUKAMATA - Dua siswa SMP Islam Athirah Bone dipastikan lolos untuk mengikuti ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

Dari 3 cabang bidang lomba di OSN tingkat kabupaten yang diikuti, dua cabang bidang lomba OSN berhasil melenggang ke tingkat provinsi yang rencananya akan dilaksanakan akhir bulan Juni 2023.

Mifzal Zaafarani Yusuf meraih peringkat 1 bidang matematika tingkat kabupaten, dan Andi Ahmad Baqir Algebra yang meraih peringkat 3 bidang IPS Terpadu tingkat kabupaten.

Wakasek Bid. Kurikulum, Erwin B, mengatakan, untuk persiapan biasa anak-anak dikarantina secara mandiri sekitar dua pekan sebelum pelaksanaan tingkat kabupaten.

Selain itu bimbingan dilakukan di setiap hari sabtu dan ahad yang dilakukan oleh Pembina internal athirah dan Pembina dari luar yang bekerja sama dengan Sekolah Islam Athirah Bone.

Dalam bimbingan tersebut banyak membahas meteri atau soal-soal OSN tahun-tahun sebelumnya, artinya dalam ajang ini ada silabusnya tentang materi yang diperlombakan itu kita bahas meterinya dalam bimbingan.

“Tentunya persiapan kali ini kami melakukannya secara intensif, anak-anak di tarik dari kelas selama dua pekan untuk melakukan karantina mandiri, selain itu hari sabtu dan ahad, harus mampu menguasai teorinya supaya bisa menjawab soal-soal keran sudah menguasai dasar materinya,” katanya, (30/5/23).

Kepala SMP Islam Athirah Bone Nuraeni, S.Pd., Gr sangat bersyukur siswa SMP Islam Athirah Bone tetap kompetitif dengan mengirim dua dari tiga cabang yang akan menjadi utusan kabupaten Bone.

Selain itu, pimpinan asal bumi panrita lopi tersebut menyampaikan agar memperbanyak berdoa, menjaga sholat wajibnya dan menjaga hafalannya, dengan usaha tersebut kita berharap agar ketika mengikuti lomba berjalan dengan lancar, dan mampu memberikan yang terbaik nantinya di tingkat provinsi. Ia yakin dan percaya para peserta OSN dari SMP Islam Athirah Bone pasti bisa meraih yang terbaik.

“Alhamdulillah ada dua siswa SMP Islam Athirah Bone yang lolos ke provinsi. Saya mengimbau agar para peserta tidak perlu terlalu tegang atau stres dalam mengikuti perlombaan nantinya di level Provinsi, maka dari itu para Pembina OSN harus memahami anak didiknya, tidak boleh dipaksakan sebab kemampuan manusia itu sudah ada batasnya,” tutupnya.(*)

TAG

BERITA TERKAIT