BUKAMATA - Sebuah perusahaan es krim di Jepang dinobatkan sebagai produsen es krim termahal di dunia.
Mengutip dari New York Post, Minggu (21/05/2023), es krim dengan merk Jepang Cellato mengukir rekor Guinness World Records sebagai kategori es krim termahal di dunia.
Nama es krim ini disebut 'Byakuya' ini dibuat dengan beberapa bahan paling langka dan termewah, sehingga untuk menyajikan pun menjadi sebuah es krim eksklusif. Es krim tersebut dibanderol dengan harga Rp 100 juta per sajian.
Es krim mahal yang memiliki cita rasa manis tersebut terbuat dari truffle putih yang ditanam di Alba, Italia.
Kenikmatan dari truffle putih ini bisa mencapai Rp 103 juta per 0,5 kg. Dessert yang terkenal itu termasuk Parmigiano Reggiano dan sake lees yang merupakan produk sampingan dari produksi sake Jepang yang mempunyai kadar alkohol 8%.
Cita rasa dari Cellato ini merupakan pengembangan rasa Tadayoshi Yamada, seorangkepala koki yang terkenal di Osaka, tepatnya di restoran RiVi. Cita rasa yang mewah itu hasil gabungan dari rasa Eropa dan Jepang sehingga menghasilkan rasa yang unik.
Menurut pejabat Guinness, dalam menyempurnakan rasa yang sangat unik butuh lebih dari satu setengah tahun. Perwakilan dari Cellato berkata, "banyak percobaan dan kesalahan untuk mendapatkan rasa yang tepat."
"Mencapai gelar Rekor Dunia Guinness membuat upaya itu sepadan," kata perwakilan Cellato kepada Guinness World Records.
Cita rasa yang dimiliki oleh 'Byakuya' ini merupakan rasa yang kompleks dengan kaya akan truffle ditambah sedikit Parmigiano dan juga ampas sake, sehingga ketika menyantapnya serasa memiliki pengalaman yang sangat luar biasa.
Berkat kepopulerannya, Cellato dikabarkan berencana akan merilis produk dengan kombinasi bahan mewah lainnya, seperti champagne dan kaviar.
BERITA TERKAIT
-
Qris Bisa Digunakan di Jepang 17 Agustus, Negara Lainnya Menyusul
-
PDAM Makassar Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Suido Technical Service Jepang
-
Jepang Bakal Perketat Imigrasi untuk Atasi Turis yang Tak Bayar Rumah Sakit
-
Mulai 2029, Wisatawan akan Diskrining Sebelum Kunjungi Jepang
-
Orang Jepang Tak Suka ke Luar Negeri, Hanya 17,5 persen yang Punya Paspor