Isu Rp2 Miliar untuk Helikopter Dibantah, Pemprov Sulsel Siap Tempuh Jalur Hukum
02 April 2026 16:47
Pindah rumah itu hal biasa, tapi janngan juga rumah lama dijelek-jelekkan. Karena belum tentu rumah barunya itu jauh lebih baik dari rumah lamanya
MAKASSAR, BUKAMATA - Salah satu fenomena yang menjadi langanan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) adalah kader partai peserta Pemilu yang memilih hengkang dari partai lamanya dan memiih partai baru sebagai kendaraan menuju kontestasi Pemilu.

Salah satu partai yang sudah sering mengalami hal ini adalah Partai Golkar. Selain karena Golkar merupakan partai tertua di Indoneisa, Golkar juga memiliki banyak Kader.
Sekretaris Golkar Makassar, Wahab Thahir mengatakan, fenomena mengenai kader yang berpindah partai tidak pernah dianggap sebagai bebab bagi partai. Karena bagi partai berlambang beringin ini, kader yang paham aturan yang mengerti tujuan partai, akan mengert setiap keputusan partai dan tidak menjadikanya alasan untuk berpaling.
"Kita menanggapinya ya biasa saja, orang yang berpindah hati itu sudah biasa. Bisa jadi mereka merasa belum mendapat kepastian dari partai lamanya sehigga mencari kepastian di partai baru," jelasnya saat menghadiri talkshow Kopi Tumpah, Bukamatanews.id.
Wahab Thahir melanjutkan, pihaknya berharap agar kader yang berpaling, dapat berpindah dengan bijak.
"Pindah rumah itu hal biasa, tapi janngan juga rumah lama dijelek-jelekkan. Karena belum tentu rumah barunya itu jauh lebih baik dari rumah lamanya," jelasnya.
02 April 2026 16:47
02 April 2026 16:03
02 April 2026 15:57
02 April 2026 15:15
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:56
02 April 2026 11:10
02 April 2026 09:30
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:25