Sejarah Hari Buruh Disebut May Day
National United States Labour Day atau Hari Buruh Nasional Amerika Serikat diperingati setiap Senin pertama di September. Oleh karena itu, penyebutan May Day pada Hari Buruh Internasional mengindikasikan sebagai peringatan bagi martir yang gugur pada kerusuhan Haymarket.
Sebagai bentuk protes terhadap aksi brutal yang dilakukan polisi terhadap aksi pemogokan buruh tempo hari lalu, serikat buruh setempat menyerukan untuk mengadakan pertemuan di Lapangan Haymarket yang diklaim sebagai aksi damai oleh Walikota Chicago yang pada saat itu hadir sebagai pengamat, yakni Carter Harrison.
Namun demikian, ketika hari semakin larut dan acara tersebut memasuki sesi akhir, polisi mendatangi tempat tersebut dan meminta para buruh untuk meninggalkan tempat tersebut dengan segera. Sesaat kemudian, bom yang dilemparkan pada kerumunan polisi meledak dan menyebabkan tujuh polisi meninggal, akibat dari hal tersebut, polisi meresponnya dengan melakukan penembakan secara membabi-buta pada kerumunan buruh dan menyebabkan delapan orang meninggal dan 40 lainnya terluka.
Buntut kejadian tersebut, 8 orang dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat, meskipun tanpa disertai bukti kuat yang mendukung kesalahan mereka. Namun demikian, hanya empat diantara mereka, yakni Albert Parsons, August Spies, George Engel, dan Adolph Fischer dijatuhi hukuman gantung.
Pada 1889, Kongres Internationale yang diadakan di Paris menetapkan bahwa 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional untuk memperingati para martir yang gugur pada kerusuhan Haymarket untuk memperjuangkan hak 8 jam kerja buruh. Namun demikian, secara ironis pemerintah Amerika Serikat tidak mengenali 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional karena penetapan hari tersebut bersifat secara sosialistis yang tidak sesuai dengan kebudayaan Amerika Serikat.
Pada 28 Juni 1894, Presiden Amerika Serikat saat itu, yakni Grover Cleveland mengesahkan Undang-Undang yang berisi Peringatan Hari Buruh Nasional.
National United States Labour Day atau Hari Buruh Nasional Amerika Serikat diperingati setiap Senin pertama di September. Oleh karena itu, penyebutan May Day pada Hari Buruh Internasional mengindikasikan sebagai peringatan bagi martir yang gugur pada kerusuhan Haymarket, sementara itu penggunaan Labour Day atau Hari Buruh mengindikasikan pada kebijakan Hari Buruh Nasional Amerika Serikat untuk melawan pengaruh Hari Buruh Internasional yang sarat akan gerakan sosialisme.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
