MAKASSAR, BUKAMATA - Sebanyak 16 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) telah berhasil melalui tahap evakuasi pertama dari Sudan, Jumat, 28 April 2023. Kedatangan mereka disambut langsung Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan pejabat lain di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Pemprov Sulsel melalui Kepala Badan Penghubung Jakarta memutuskan 16 orang tersebut diinapkan di Kantor Penghubung Jakarta untuk sementara.
Rencananya, 11 orang diantaranya akan diberangkatkan ke Makassar menggunakan biaya dari Pemprov Sulsel. Mereka adalah warga yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur, Kota Palopo, Kabupaten Enrekang, dan Kota Makassar.
Sedangkan lima orang lainnya akan menempuh jalur mandiri dan akan dijemput di bandara menuju Rumah Jabatan Gubernur untuk diterima langsung oleh Gubernur Sulsel. Setelahnya, mereka akan dijemput oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota terkait.
Setelah mengalami situasi yang sangat sulit di Sudan, salah seorang WNI asal Sulsel mengutarakan rasa syukurnya atas upaya besar yang telah dilakukan oleh Pemprov Sulsel dan pemerintahan pusat.
"Kami penyintas konflik Sudan, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Alhamdulillah saat ini kami sedang berada di Badan Penghubung Sulawesi Selatan," tuturnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Tegaskan Irigasi Bontorihu Bukan Kewenangan Provinsi, Sinergi Lintas Pemerintah Tetap Dilaksanakan
-
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
-
Gubernur Andi Sudirman Buka Musrenbang RPJMD Sulsel 2025–2029, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan
-
TP PKK Sulsel Turun ke Sekolah, Edukasi Remaja Soal Risiko Sosial
-
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Ponpes Takalar, Pemprov Sulsel Pastikan Pendampingan dan Perlindungan Korban