BUKAMATA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan akan tetap berada di koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) bersama dengan Partai Gerindra.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak ikut-ikutan mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sudah mendapatkan dukungan langsung dari PDIP dan PPP.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPP PKB Daniel Johan. "Tetap di KIR," kata Daniel saat dihubungi, Kamis (27/4).
Pernyataan ini merupakan respons atas spekulasi PKB akan merapat ke PDI Perjuangan mendukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.
Untuk diketahui, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, memiliki kedekatan dengan Megawati.
Daniel menghargai tiap partai politik memiliki kebijakan masing-masing untuk menentukan calon presidennya. Meski demikian, ia menegaskan PKB tetap memiliki komitmen bersama Gerindra perkuat KIR.
"Sejauh ini yang kepikiran adalah terus memperkuat KIR," tambahnya.
Dijelaskannya, PKB dan Gerindra sudah membangun kerja sama kurang lebih sejak satu tahun lalu, sehingga sudah banyak chemistry yang terbangundan program yang akan diperjuangkan di Pemilu 2024. Artinya, kebersamaan di KKIR, sangat disayangkan jika harus bubar.
Dia memastikan, di internal KKIR tidak terjadi dinamika politik yang besar. PKB dan Gerindra berkolaborasi dengan baik dan tinggal menunggu waktu yang baik untuk melakukan deklarasi. Sekalipun, hingga saat ini belum bisa dipastikan siapa wakil Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.
Harapannya, anggota KKIR akan bertambah agar semakin besar peluang untuk menang di Pilpres 2024. “Tentu kita terbuka terhadap siapapun yang ingin bergabung,” sebutnya.
Meski demikian, koalisi ini belum memutuskan siapa capres dan cawapres yang akan diusung di Pilpres 2024 mendatang.
BERITA TERKAIT
-
Bapenda Sulsel Umumkan Program Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan
-
Wabup Takalar Hadiri Pelantikan DPW Perempuan Bangsa PKB Sulsel: Perkuat Peran Strategis Perempuan di Politik
-
Penertiban PKB, Bupati Irwan Bachri Syam Imbau Warga Bayar Pajak Tepat Waktu
-
Kongres Partai Akan Resmikan Kelanjutan Megawati Jadi Ketum PDIP
-
Dituding Terlibat Kasus Judol, Kader PDIP Resmi Polisikan Budi Arie