BUKAMATA - Menko PMK Muhadjir Effendy menunaikan ibadah Salat Id hari ini di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (21/4). Ada pesan yang disampaikannya.
Muhadjir tampak mengenakan jas dan peci bewarna hitam di area saf depan salat Idulfitri yang berlokasi di area parkir kantor PP Muhammadiyah.
"Alhamdulillah saya bersama para jemaah salat id hari ini melaksanakan salat id di Halaman Parkir Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta," kata Muhadjir.
Dalam kesempatan itu, Muhadjir mengingatkan kepada masyarakat bahwa perbedaan waktu perayaan Idul Fitri merupakan hal yang biasa.
Dia pun meminta masyarakat untuk tidak mendiskriminasi perbedaan tersebut.
“Perbedaan biasa dan pemerintah mengakomodasi semua jadi tidak ada yang didiskriminasi,” kata Muhadjir.
Ia memastikan tidak ada diskriminasi bagi kelompok yang mengambil keputusan yang berbeda dengan pemerintah. Muhadjir mengklaim pemerintah juga telah mengakomodasi pelaksanaan perayaan Idulfitri bagi kelompok Muhammadiyah yang ada di pelbagai wilayah Indonesia.
"Buktinya saya juga hari ini sebagai Menko PMK juga melaksanakan salat id saat gelombang pertama," tutur Muhadjir yang juga Ketua PP Muhammadiyah itu.
"Kalau yang melaksanakan gelombang kedua besok ya tentu saja kita ucapkan selamat, saling berikan selamatlah tidak ada masalah," sambungnya.
Sebelumnya, Kemenag menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada Sabtu (22/4). Keputusan ini diambil berdasarkan sidang isbat bersama pihak-pihak terkait.
“Sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).
BERITA TERKAIT
-
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
-
Takbir Menggema di Masjid Agung Malili, Bupati Irwan Ajak Jadikan Idulfitri Energi Pembangunan
-
Sambut Idulfitri 1447 H, Bupati Bantaeng Lepas Peserta Lomba Takbiran dan Miniatur Masjid
-
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Bupati Luwu Timur Pantau Langsung Harga Sembako dan Stok Bahan Bakar Jelang Lebaran