MAKASSAR, BUKAMATA - Sejumlah fasilitas aparat kepolisian diserang. Bahkan dari tiga pos lantas yang dirusak, satu diantaranya diduga dibakar.
Informasi yang beredar, peristiwa ini terjadi melibatkan aparat TNI dan Polri. Kendati demikian, permasalahan ini telah ditempuh secara kekeluargaan.
"Sudah damai. Sudah dikoordinasi dan kita tetap membangun pos-pos itu yang cepat untuk pelayanan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana, Jumat, 14 April 2023.
Tidak dijelaskan secara gamblang terkait permasalahan antara dua institusi penegak hukum ini. Namun, Komang bilang motifnya masih didalami.
"Masih didalami oleh Reskrim akar permasalahannya terkait orang tak dikenal itu melakukan pengrusakan," jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Rio Purwantoro belum memberikan jawaban terkait permasalahan ini. Termasuk upaya damai yang telah dilakukan.
Dari pantauan di lokasi, terdapat tiga pos lantas yang diserang yakni di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Urip Sumohardjo hingga kaca pecah. Sementara pos lantas di Jalan Sultan Alauddin dibakar.
Di Jalan Andi Djemma, dua unit motor polisi dibakar. Bahkan satu orang warga sipil terluka.
Di Polsek Soekarno-Hatta, kaca pada mobil patroli pecah. Begitu pula kaca mobil tahanan milik Polres Pelabuhan Makassar. (*)
BERITA TERKAIT
-
Miliki Dampak Nyata Bagi Masyarakat, Pemkab Luwu Timur Dukung Program TMMD
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Polrestabes Ungkap 20 Kilogram Narkotika dan Kasus Penculikan Balqis
-
Bilqis Kembali ke Pelukan Keluarga, Pemkot Makassar Apresiasi Tim Jatanras dan Berikan Penghargaan
-
Pemkot - Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani
-
Balita 4 Tahun Diduga Diculik di Taman Pakui Sayang, Polrestabes Makassar Belum Tetapkan Tersangka