Redaksi : Kamis, 06 April 2023 22:21

MAKASSAR, BUKAMATA - Terduga provokator di Jalan Raya Pendidikan, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga merusak sebuah mobil milik warga, usai demo menolak UU Cipta Kerja yang berakhir bentrok.

Akibatnya, kaca mobil milik seorang wanita inisial N itu pecah dan beberapa bagian lainnya rusak. Beruntung mobil dan pemiliknya itu berhasil dievakuasi oleh warga.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol, mengatakan, bermalam saat N baru saja menghadiri acara bukber, yang tak jauh dari lokasi bentrok, tepatnya Jalan Raya Pendidikan sore tadi.

Karena massa yang masih melakukan aksi pada sore tadi, N terpaksa memarkir mobilnya di Jalan Raya Pendidikan dan memilih naik motor ke lokasi acara yang ia tuju.

Namun saat pulang, tepatnya pada 21.00 WITA, N menemukan mobilnya sudah dalam keadaan pecah pada kaca. Ia pun meminta kepada warga untuk dievakuasi ke tempat aman, dari kepungan para provokator.

"Kemudian saat ia datang, ia melihat kondisi mobilnya sudah hancur. Mau bukber ini. Tapi karena macet di situ, akhirnya ia parkir kendaraannya," katanya kepada wartawan di lokasi.

Meski dirusak, wanita inisial N itu selamat. Hanya saja, ia mengalami trauma atas kejadian ini.

Kendati demikian, pihaknya mengarahkan kasus pengrusakan terhadap mobil milik wanita N ini ke Polrestabes Makassar.

"Pemiliknya selamat hanya trauma tadi yang kita lihat. Lalu kami arahkan ke Polrestabes untuk membuat laporkan dan kami selidiki," pungkas Ridwan.

Pantauan terkini di Jalan Raya Pendidikan, Makassar sekira pukul 22.17 WITA, puluhan aparat kepolisian masih berjaga di sekitaran lokasi bentrok.

Pasalnya, para terduga provokator masih mengepung Jalan Raya Pendidikan. Hingga kini polisi masih berupaya membubarkan kerumunan massa.