Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Apabila tertinggal beberapa rakaat--misalnya empat rakaat, maka boleh baginya menggenapkan salat Tarawih empat rakaat tersebut dengan salat sendirian atau mengikuti imam yang salat Witir dengan berniat salat Tarawih.
BUKAMATA - Salah satu aspek penting Ramadan adalah sholat Tarawih, yang dilakukan setelah sholat Isya. Sholat Tarawih adalah sholat khusus yang dilakukan berjamaah di masjid atau di rumah, di mana umat Islam membaca Alquran dalam porsi yang panjang. Namun, mungkin ada kasus di mana seseorang melewatkan sholat Tarawih berjamaah karena keadaan yang tidak dapat dihindari.
Disebutkan dalam Kitab Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dan diterjemahkan oleh Tirmidzi dkk, waktu pelaksanaan salat Tarawih yang utama adalah setelah salat Isya dan sebelum salat Witir. Waktu ini berlangsung hingga akhir malam.
Beberapa orang memiliki kesibukan yang terkadang tidak bisa ditinggal, misalnya tenaga medis yang harus menjaga orang sakit, tenaga keamanan dan pekerjaan yang memang tidak bisa ditinggal. Terkadang mereka terlambat shalat isya, kemudian datang ke masjid dan mendapati imam sedang shalat tarawih. Apa yang harus dilakukan oleh orang ini? Berikut sedikit pembahasannya.
Dalam Kitab Bidayah al-Mujtahid karya Ibnu Rusyd al-Qurthubi dikatakan, pada masa Umar bin Khattab umat Islam sangat suka melaksanakan salat Tarawih berjamaah. Dalam hal ini, ada perbedaan di kalangan ulama terkait jumlah rakaatnya.
Menurut sebuah hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, Rasulullah SAW mengerjakan salat Tarawih dalam 11 rakaat beserta Witir. Adapun, para imam mazhab memilih melakukan salat Tarawih dengan 20 rakaat selain salat Witir.
Lantas, bagaimana jika tertinggal beberapa rakaat ketika salat Tarawih berjamaah?
Menurut M. Quraish Shihab dalam buku M. Quraish Shihab Menjawab 1001 soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui, apabila tertinggal beberapa rakaat--misalnya empat rakaat, maka boleh baginya menggenapkan salat Tarawih empat rakaat tersebut dengan salat sendirian atau mengikuti imam yang salat Witir dengan berniat salat Tarawih.
Jika mengikuti imam yang salat Tarawih, begitu imam selesai, lanjut M. Quraish Shihab, dapat berdiri tanpa mengucapkan salam dan melanjutkan kekurangan Tarawih tersebut. Dua cara tersebut adalah cara yang dibenarkan dalam mazhab Syafi'i.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33