BUKAMATA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyebutkan bahwa Ramadan yang baru mendekat adalah momentum untuk menggelorakan kebajikan.
"Mari kita gelorakan bulan ini dengan melakukan semua amal kebajikan. Mari meninggalkan semua kesalahan dan dosa yang selama ini kita lakukan baik besar maupun kecil," kata Anis Matta seperti dikutip dari Instagram pribadinya @anismatta_, Rabu (23/3) malam.
Anis mengingatkan bahwa momentum Ramadan harus dijadikan sebagai waktu untuk meningkatkan kualitas diri dengan melakukan semua jenis kebaikan.
"Bagi saudaraku yang selama ini banyak melakukan dosa bertaubatlah.
bagi saudaraku yang yang malas melakukan kebaikan, ini waktunya melipatgandakan," katanya.
"
Dia juga mengingatkan agar selama Ramadan masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan lebih berbakti kepada orang tua dan mau mengubah mindset.
"Bagi saudaraku yang masih memiliki orang tua ini waktunya untuk meningkatkan bakti kepada mereka. bagi saudaraku yang kaya ini waktunya untuk melipatgandakan infak. Yang Ramadan lalu masih menerima Zakat, Ini waktunya mengubah status dari penerima zakat menjadi pemberi zakat," katanya.
Anis juga menyampaikan pesan khusus bagi para pemimpin partai politik bahwa Ramadan seharusnya dijadikan sebagai bulan rekonsiliasi.
"Waktunya bersilaturahmi, waktunya menyatukan langka kita, negeri kita dan bangsa kita" katanya.
Hal itu diperlukan karena seluruh dunia kini sedang manghadapi krisi global yang tidak ada satupun yang mengetahui ujungnya seperti apa.
"Satukan langkah, satukan fikiran , dan bulan Ramadan ini adalah momennya," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama Kemenlu, Promosi Pariwisata dan Maritim ke Pasar Global
-
Anis Matta: Tujuan Politik Partai Gelora Ciptakan Kemakmuran Bersama
-
Rayakan HUT ke-6, Partai Gelora Gelar Pawai Budaya dan Bagikan Gunungan ke Masyarakat Jogja
-
Kuliah Umum di UMI Makassar, Anis Matta Tantang Mahasiswa Tingkatkan Kapasitas Intelektual: “Lawan Kedangkalan Berpikir!”
-
Wamen Luar Negeri Apresiasi Potensi Wisata Makassar, Dorong Diplomasi Cerita ke Dunia