Redaksi : Rabu, 22 Maret 2023 22:12

MAKASSAR,BUKAMATA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi "SIKOLAKI" (Sistem Informasi Kependudukan Anak Tidak Sekolah) dalam upaya penanganan anak tidak sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di Karebosi Premier Hotel, Makassar pada hari Selasa (21/3/23).

Salah satu program prioritas Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, adalah memastikan bahwa semua anak mendapatkan akses pendidikan. Hal ini sejalan dengan isu nasional Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS), yang menjadi prioritas bagi semua pemerintah daerah, termasuk Kota Makassar.

Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) merupakan salah satu tugas penting dalam mencapai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan pelayanan publik kelas dunia yang bersih dari indikasi korupsi. Dalam program strategis "Revolusi Pendidikan: Semua Harus Sekolah", penanganan anak tidak sekolah menjadi fokus utama.

Penanganan Anak Tidak Sekolah mencakup tiga kategori, yaitu anak yang tidak pernah bersekolah, anak yang putus sekolah tanpa menyelesaikan jenjang pendidikan, dan anak yang putus sekolah tanpa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam rangka mengintervensi anak tidak sekolah, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan aplikasi "SIKOLAKI". Aplikasi ini akan membantu dalam pendataan dan penanganan anak tidak sekolah, sehingga upaya yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran. Melalui aplikasi ini, semua anak usia di bawah 18 tahun di 153 kelurahan Kota Makassar diharapkan dapat kembali bersekolah.

Bappeda Kota Makassar berharap bahwa dengan adanya aplikasi "SIKOLAKI", penanganan anak tidak sekolah akan menjadi lebih efektif dan efisien. Pendataan yang akurat akan membantu pemerintah dalam merencanakan dan melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan.

Dalam acara Bimbingan Teknis ini, peserta diajak untuk memahami dan menguasai penggunaan aplikasi "SIKOLAKI" agar dapat berkontribusi dalam penanganan anak tidak sekolah di Kota Makassar. Diharapkan, melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, target "Semua Harus Sekolah" dapat tercapai dengan lebih baik dan membawa dampak positif bagi masa depan generasi muda Kota Makassar.

TAG

BERITA TERKAIT