IDI Minta Jaminan Keamanan Bagi Dokter di Daerah Rawan
Dokter Mawartih Susanty, seorang dokter spesialis paru ditemukan meninggal di perumahan dokter, Kelurahan Siriwini, Nabire. Dokter Mawartih meninggal dunia dengan kondisi mulut berbusa pada Kamis, 9 Maret 2023 lalu.
JAKARTA, BUKAMATA - Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi, meminta jaminan keamanan bagi dokter yang bertugas di daerah rawan. Hal itu terkait kasus kematian Dokter Mawartih Susanty di Nabire, Papua.

"Kami minta teman-teman kami bisa tetap terlindungi dalam bertugas. Yakni dokter dan tenaga kesehatan lainnya," kata Adib, dikutip Minggu, 19 Maret 2023.
Adib juga meminta para tenaga medis yang bertugas di daerah rawan untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan aparat keamanan. "Saya minta teman-teman di sana untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan aparat keamanan untuk menjalin komunikasi," ujarnya.
Selain itu, ia berharap tenaga medis yang berada di daerah rawan seperti di Papua dihargai keberadaannya. "Pada prinsipnya teman-teman tenaga medis itu tetap dihargai oleh masyarakat setempat karena mereka sangat dibutuhkan," ucapnya.
IDI, kata Adib, mengapresiasi pengabdian dokter-dokter yang bekerja daerah-daerah terpencil, kepulauan dan perbatasan. "Mereka adalah orang-orang yang mendedikasikan profesinya dengan luar biasa," ujarnya.
Selain itu, Adib mengapresasi para tenaga medis yang tetap melayani masyarakat dengan kondisi keterbatasan dan yang rawan terhadap keselamatan. Iapun berharap, kasus kematian dokter Mawar atau Mawartih Susanty dapat diusut tuntas.
Dokter Mawartih Susanty, seorang dokter spesialis paru ditemukan meninggal di perumahan dokter, Kelurahan Siriwini, Nabire. Dokter Mawartih meninggal dunia dengan kondisi mulut berbusa pada Kamis, 9 Maret 2023 lalu. (*)
News Feed
Berita Populer
14 Juni 2026 07:36
14 Juni 2026 08:07
14 Juni 2026 09:18
