BUKAMATA - Penulis, mantan jurnalis, peneliti sekaligus Founder Rumata’ Art Space Lily Yulianti Farid meninggal dunia pada usia 51 tahun.
Lily menghembuskan napas terakhirnya di Melbourne, negara bagian Victoria, Australia, Jumat (10/3/2023) pukul 01.00 waktu setempat atau Kamis (9/3/2023) pukul 22.00 Wita.
Kabar duka ini turut disampaikan suami almarhumah, Farid Ma'ruf Ibrahim melalui akun sosial medianya.
“Lily sudah tiada. Innalillahi wainnailaihi rajiun. Dia berangkat dengan tenang. Didampingi saya dan Fawwaz. Pukul 1 pagi hari Jumat 10 Maret 2023,” ujarnya.
“Di Rumah Sakit Peter MacCallum Cancer Centre di Melbourne. Setelah lebih sebulan berjuang menghadapi penyakitnya. Selamat jalan kekasihku. Tunggu saya di sana. Akan kugandeng tanganmu kembali menyusuri taman-taman surgawi,” demikianlah tulis suami dari direktur Makassar International Writers Festival.
Lily Yulianti merupakan tokoh penulis dari Sulawesi Selatan yang secara tekun membangkitkan geliat sastra dan seni di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. Lily berkarir sudah hampir 30 tahun. Ia memulai karirnya sejak umur 14 tahun. Lily Yulianti Farid lahir di Makassar, 16 Juli 1971
Ia juga seorang PhD, post-doctoral research fellow di Monash Indigenous Studies Centre, Monash University, Australia.