Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Musrenbang ini dilakukan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan
MAROS, BUKAMATA - Puluhan penyandang disabilitas di Kabupaten Maros berkumpul di Baruga A Kantor Pemkab Maros, Kamis (2/3/2023).Pemerintah Kabupaten melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) khusus perempuan, anak dan Penyandang Disabilitas Kabupaten Maros untuk program Tahun 2024 bertempat di Baruga B Kantor Bupati Maros, Kamis (02/03/2023).

Sekretaris Daerah, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, musrenbang perempuan, anak dan disabilitas telah memasuki tahun ketiga di Kabupaten Maros.
“Musrenbang ini dilakukan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia mengakui, saat ini masih banyak persoalan yang dihadapi oleh perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi politik hingga partisipasi di ruang publik. Kemudian permasalahan pada anak juga terus meningkat.
“Baik kasus anak berhadapan dengan hukum, penelantaran, kekerasan fisik maupun seksual,” sebutnya.
Ia berharap, Musrenbang ini dapat menampung aspirasi dari perempuan, anak dan para difabel.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Muh Najib mengatakan, ada beberapa isu yang menjadi fokus dalam musrenbang kali ini.
Salah satunya, sarana dan prasarana di kantor OPD harus ramah terhadap disabilitas. “Sarana dan prasana harus ramah terhadap disabilitas. Kita ketahui bersama hampir semua OPD itu belum ramah terhadap difabel, harus ada tangga dan pegangan,” jelasnya.
Tak hanya itu terkait isu pemenuhan hak-hak kelompok rentan juga perlu diperhatikan.
“Seperti masalah kemiskinan yang merupakan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan dan penanganannya harus dilakukan lintas sekotor,” tutupnya.
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51