Luas saat ini itu 5.5 meter, kemudian akan ditambah masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.
Pelebaran Jalan Poros Makassar-Bone Dimulai, Berikut Jadwal Buka Tutup Jalur Camba Setiap Harinya
Proyek pelebaran jalan Poros Maros-Bone ditargetkan selesai 31 Desember 2024
BUKAMATA - Jadwal penutupan jalan poros Camba atau Poros Maros-Bone telah dilakukan. Hal itu karena Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pelebaran jalan di Poros Maros – Bone.
Rencananya proses pelebaran jalan itu akan berjalan selama hampir dua tahun. Kini Polres Maros melakukan buka tutup jalan poros Camba, Maros berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.
Proyek pelebaran jalan Poros Maros-Bone ditargetkan selesai 31 Desember 2024.
Manager Struktur BBPJN Zulfikar menyebutkan pelebaran jalan ini sudah dilakukan sejak November 2022.
"Eketif pengerjaannya itu mulai November 2022, batas akhirnya Desember 2024," katanya saat ditemui di Jalan Poros Maros-Bone, Rabu (1/3/2023).
Ia menyebutkan pelebaran jalan akan dilakukan sepanjang 13 kilometer. Luas saat ini itu 5.5 meter, kemudian akan ditambah masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.
"Idealnya lebar jalan itu 7 meter. Jadi, sisi kiri dan kanan ditambah masing-masing 1 meter, begitu pula bahu jalannya ada tambahan sisi kiri dan kanan masing-masing 1 meter," sebutnya.
Sementara itu, total anggaran yang digunakan dalam proyek ini mencapai Rp157 miliar.
"Anggaran Rp 157 miliar, dengan pekerja mencapai 400 sampai 500 orang," tambahnya.
Terkait penebangan pohon yang berada di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, kata dia, tengah dilakukan koordinasi kembali dengan pihak terkait.
"Kemarin sudah dilakukan penebangan sekitar 15 pohon, cuma dilarang sementara sampai adanya izin, saat ini pihak pelaksana dan kehutanan tengah melakukan rapat bersama terkait kelanjutannya," ucapnya.
Ia menyebutkan, dalam proyek ini, sedikitnya akan ada 1.000 pohon yang akan ditebang.
Hanya saja, kata dia, akan dilakukan penghijauan kembali di lokasi tersebut.
"Jadi tidak hanya menebang saja, namun kita juga akan menyerahkan bibit pohon untuk ditanam kembali," tutupnya.
Penutupan jalan tepatnya dilakukan Desa Labuaja dan titik akhir Dusun Pangian, Desa Samangki, Kecamatan Simbang. Dia berharap, warga atau pengendara mengetahui jadwal kapan bisa melintas atau penutupan jalan berlangsung.
Supriyanto tak bisa memastikan kapan penebangan pohon tersebut rampung.
"Kami hanya membuat skenario supaya tidak mengganggu pengguna jalan. Masyarakat tidak terjebak macet," kata dia.
Berikut jadwal buka tutup jalur Camba setiap harinya:
- Pukul 10.00 - 11.00 Wita (tutup)
- Pukul 11.00 - 13.00 Wita (buka)
- Pukul 13.00 - 14.00 Wita (tutup)
- Pukul 14.00 - 16.00 Wita (buka)
- Pukul 16.00 - 17.00 Wita (tutup)
- Pukul 17.00 - 10.00 Wita (buka)
Kepala BBPJN Sulsel Reiza Setiawan mengatakan pelebaran jalan dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di lokasi tersebut terutama di daerah Kappang yang rawan terjadi kemacetan.
Terkait ruas jalan yang berada di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Reiza mengaku telah melakukan kerjasama dengan pihak terkait.
“Jadi titik taman nasional itu sudah mundur, artinya kita melakukan pelebaran bukan ditaman nasional lagi,” kata dia.
Luas saat ini itu 5.5 meter, kemudian akan ditambah masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.
"Kemarin sudah dilakukan penebangan sekitar 15 pohon, cuma dilarang sementara sampai adanya izin, saat ini pihak pelaksana dan kehutanan tengah melakukan rapat bersama terkait kelanjutannya," ucapnya.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
