Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Sabtu, 25 Februari 2023 13:47

Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama (Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, meresmikan Kampung Zakat, di Desa Pammana, Kabupaten Wajo, Sulsel, Jumat, 24 Februari 2023.
Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama (Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, meresmikan Kampung Zakat, di Desa Pammana, Kabupaten Wajo, Sulsel, Jumat, 24 Februari 2023.

Kemenag Luncurkan Kampung Zakat di Wajo

Zakat yang dikumpulkan oleh para muzakki melalui Baznas dan Lembaga Zakat lainnya sangat membantu pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan.

WAJO, BUKAMATA - Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama (Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, meresmikan Kampung Zakat, di Desa Pammana, Kabupaten Wajo, Sulsel, Jumat, 24 Februari 2023. Pihaknya menargetkan agar pada tahun 2023, ada 1.000 Kampung Zakat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Kampung Zakat merupakan salah satu program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kemenag dengan Basnaz (Badan Amil Zakat Nasional), dan lembaga pengelola zakat lainnya. Kampung Zakat digulirkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah 3T.

"Kami sudah diskusikan dengan berbagai lembaga pengelola zakat, bila saat ini baru ada 514 Kampung Zakat. Kita akan masifkan lagi pada tahun ini menjadi 1.000 Kampung Zakat. Kalau ini bisa berjalan dengan baik, saya yakin upaya pemerintah dalam melepaskan kemiskinan itu akan didorong oleh keberadaan Kampung Zakat yang diinisiasi dan didirikan oleh masyarakat," ujar Kamaruddin Amin, di Lapangan Desa Pammana.

Melalui program ini, Kemenag mendorong Kampung Zakat bisa berkembang dan bertumbuh di seluruh daerah di Indonesia. Program ini sekaligus menjadi upaya negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat.

Kampung Zakat bergulir sejak 2018. Saat ini, tercatat ada 514 Kampung Zakat yang sudah diresmikan. Kesemuanya adalah binaan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Baznas, sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Pemerintah Daerah.

Dari jumlah itu, ada 19 Kampung Zakat yang merupakan binaan Kementerian Agama. Dan Desa Pammana di Kabupaten Wajo merupakan Kampung Zakat ke-22 dan diresmikan langsung oleh salah satu putera daerah yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam dan didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, Kakanwil Kemenag Sulsel serta Bupati Wajo.

Sebelumnya, Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Kemenag RI melalui Dirjen Bimas menjadikan Desa Pammana di Kabupaten Wajo sebagai salah satu lokasi yang terpilih dijadikan kampung binaan Kemenag RI.

Bupati Wajo juga memaparkan bahwa semenjak awal kepemimpinannya, sudah mengajak dan menginisiasi pembersihan harta dengan pembayaran zakat profesi bagi seluruh ASN.

Zakat yang dikumpulkan oleh para muzakki melalui Baznas dan Lembaga Zakat lainnya sangat membantu pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga energi Kampung Zakat di Pammana ini bisa menular semangatnya ke seluruh daerah di Kabupaten Wajo dan Sulsel," harapnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kemenag #Kampung Zakat #Pemkab Wajo