MAKASSAR, BUKAMATA - Kegiatan Reses Anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni, berlanjut di titik ketiga hari ini, Rabu, 22 Februari 2023, di Jalan Andi Djemma, Kota Makassar. Pelaksanaan Reses dihadiri 200 peserta dan Perangkat Kelurahan Banta-bantaeng.
Dalam Reses tersebut, Fattah, warga Banta-bantaeng menyampaikan aspirasi terkait jalan Hertasning menuju Samata banyak jalan yang berlubang.
"Kami menyampaikan ini karena aktifitas berada di Kabupaten Gowa. Sehingga mengharapkan bantuan perbaikan," kata Fattah.
Warga lainnya, Daeng Limpo, menyampaikan, saat ini menjadi perhatian keamanan anak-anak dari ancaman korban penculikan. Ia berharap aparat keamanan melindungi keamanan anak-anak, khususnya yang ada di Kecamatan Rappocini.
Sedangkan, tokoh pemuda bernama Irwan, mengeluhkan proyek IPAL yang ada di Kota Makassar, karena banyaknya jalan yang bergelombang akibat pekerjaan proyek tersebut. Menurutnya, perlu percepatan normalisasi jalan untuk bisa dilalui dengan nyaman, sehingga tidak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh jalan bergelombang.
"Apalagi saat ini musim hujan dan beberapa jalan tergenang, sehingga membahayakan para pengguna jalan baik kendaraan bermotor, becak dan pesepeda," imbuhnya.
Lurah Banta-bantaeng, Ady Mulyadi Jacub, juga angkat bicara soal tidak adanya Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Umum (SMU) di wilayahnya. Sehingga, warga agak sulit mendaftar dikarenakan jalur zonasi.
"Kami berharap pemanfaatan aset Pemprov bisa dioptimalkan dan bisa dijadikan sekolah di wilayahnya. Karena data anak usia sekolah di Kelurahan Banta-bantaeng sekitar 5.000 siswa," ungkapnya.
Merespon seluruh aspirasi masyarakat yang terserap dalam kegiatan Reses, Rudy Pieter Goni (RPG), menyampaikan, akan meneruskan seluruh aspirasi. Diantaranya perbaikan jalan akan diteruskan ke pihak terkait.
Soal keamanan anak-anak, RPG menyampaikan langsung kepada Bhabinkamtibmas serta Babinsa bahwa pentingnya kolaborasi bersama untuk menjaga keamanan anak-anak.
Merespon aspirasi tokoh pemuda, selanjutnya terkait aspirasi Lurah Banta-bantaeng, ia mengaku akan melanjutkan aspirasi ini melalui Fraksi PDI Perjuangan dan melanjutkan ke Gubernur Sulsel untuk selanjutnya diteruskan ke OPD terkait, yakni Dinas Pendidikan untuk berkomunikasi dengan Badan Pengelolaan Aset Daerah terkait adanya aset Pemprov Sulsel terkait usulan pembangunan sekolah baru di wilayah Kelurahan Banta-bantaeng. (*)
BERITA TERKAIT
-
Groundbreaking Paket V, Andi Izman Padjalangi Dukung Kebijakan Gubernur Andi Sudirman Tingkatkan Konektivitas Antar Wilayah
-
RDP Polemik Sewa Lahan PT IHIP di DPRD Sulsel, Pemkab Luwu Timur Siapkan Biaya Kerohiman Bagi 104 KK di Desa Harapan
-
Fatmawati Rusdi Ajak Masyarakat Sulsel Berdonasi Bantu Korban Bencana Sumatera Melalui Posko BPBD
-
Hertasning Masuk Agenda Utama APBD, Ketua DPRD Sulsel Pastikan Pekerjaan Dimulai Tahun Ini
-
Dewan Tuding GMTD Lakukan Manipulasi, Pemprov Sulsel Hanya Kebagian Dividen Rp6 Miliar Plus Saham yang Terus Tergerus