BUKAMATA- Pilot Susi Air yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papau belum diketahui kabarnya hingga kini.
Diketahui Kapten Philips Max Marthin dikabarkan disandera kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya setelah sebelumnya pesawat yang dikemudikan dibakar di bandara Distrik Paro, Nduga, pada Selasa (7/2) kemarin.
"Pilotnya kami sudah sandera dan kami sedang bawa keluar, untuk itu anggota TNI-Polri tidak boleh tembak atau interogasi masyarakat sipil Nduga sembarang, karena yang melakukan adalah kami TPNPB OPM Kodap III Ndugama-Derakma di bawah Pimpinan Panglima Brigjen Egianus Kogoya," demikian keterangan dari Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo memastikan tim gabungan beserta Satgas Damai Cartenz masih terus menyelidiki para awak pesawat Susi Air yang hilang kontak.
Namun, kata Ignatius, para petugas di lapangan terhambat oleh akses komunikasi yang masih minim. Selain itu, daerah kejadian tersebut juga masih belum diisi oleh satuan TNI maupun Polri.
"Peristiwa hilang kontak dengan pesawat Susi Air, sampai saat ini masih penyelidikan oleh pihak Polres karena keterbatasan akses telekomunikasi di sana," ujar Ignatius saat dihubungi Selasa malam.
Ignatius mengatakan hingga saat ini polisi masih melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan upaya turun ke Distrik Paro dan mencari keberadaan pilot Philips Max Marthin.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa pun mengonfirmasi, selain pilot, penumpang pesawat Susi Air yang dibakar di Nduga, turut disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM pimpinan Egianus Kogoya.
"Kelompok EK (Egianus Kogoya)," kata Mustafa.
Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan PK-BVY yang membawa lima penumpang terbang dari Timika menuju Paro. Berdasarkan pengecekan yang dilakukan dari udara, terlihat pesawat terbakar di ujung lapangan terbang Paro.
Lima penumpang pesawat milik Susi Air yaitu Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge,Meita Gwijangge, dan Wetina W.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tiba di Rumah Duka, Jenazah Tukang Ojek Korban KKB Papua Disambut Tangis Keluarga
-
KKB Aske Mabel Tembak Dua Tukang Senso di Yalimo, Satgas Damai Cartenz-2025 Pukul Mundur KKB dan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban
-
Satgas Operasi Damai Cartenz Temukan Jenazah Diduga Anggota KKB Pimpinan Undius Kogoya
-
Panglima TNI Jelaskan Alasan Kembali Sebut OPM ke KKB Papua
-
Beredar Video Pilot Susi Air Setahun Disandera KKB Papua, Minta Obat dan Buku