BUKAMATA - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk melengkapi semua pusat layanan masyarakat (puskesmas) dengan alat ultrasonografi (USG) dan perlengkapan antropometri.
Dia ingin pemenuhan kebutuhan alat-alat itu beres tahun ini. Kebijakan itu dibuat sebagai dukungan pencegahan stunting di semua daerah.
"Sesuai dengan dengan perintah Bapak Presiden, Pak Menkes menyiapkan tahun ini harus sudah tuntas untuk USG dan antropometri," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/2).
Menurut dia, sampai saat ini belum semua puskemas memiliki USG dan antropometri kit. Padahal, kedua alat tersebut merupakan perangkat standar untuk mengukur laju pertumbuhan janin, balita, ataupun anak yang harus ada di puskesmas.
Muhadjir meminta kepada para kepala daerah mendata kebutuhan USG dan antropometri kit di daerah masing-masing. "Setiap puskesmas sekarang harus sudah punya USG untuk memeriksa kehamilan. Karena USG ini sangat sangat penting. Karena kalau kondisi janin tidak baik, masih berada di dalam kandungan itu lebih mudah intervensinya karena langsung lewat ibunya," jelasnya.
"Pak Menkes menyiapkan tahun ini harus sudah tuntas untuk USG dan antropometri," tambah Muhadjir.
Jokowi juga menyinggung alat timbang di posyandu. Dia heran negara sebesar Indonesia tidak mampu membelikan alat timbang di posyandu di semua daerah di seluruh Indonesia.
"Timbangan harganya berapa, sih, timbangan, harga timbangan digital, kan murah banget, masa nggak bisa membelikan negara sebesar kita ini. Untuk mengukur panjang badan atau tinggi anak, masa nggak bisa setiap posyandu itu ada," ujar Jokowi.
BERITA TERKAIT
-
Jokowi Resmi Tegaskan Diri Kader PSI! Yakin Tembus Senayan: " Jangan Ragu"
-
Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting
-
Jokowi Dorong PSI Bidik Target Besar di 2029: Bukan Sekadar Tembus Senayan
-
Dari Lapangan Kantor Bupati, 927 TPK Satukan Langkah Wujudkan Jeneponto Bebas Stunting
-
Bupati Pinrang Sidak Sejumlah Puskesmas dan Unit Layanan Publik