JAKARTA, BUKAMATA - Sinyal GPS yang melacak pilot Pesawat Susi Air terpantau menjauh dari pesawat hingga menuju hutan. Hingga kini belum dipastikan kondisi pilot tersebut.
Kepala Kantor SAR Timika, George Mercy, mengatakan, sinyal yang ditangkap dari sang pilot bergerak ke arah hutan. Terakhir tercatat, sinyal itu berjarak 1 km dari lokasi pesawat menuju hutan.
"Terakhir kami dapat bahwa pilot sempat terdeteksi untuk signal atau GPS tracking yang dibawa entah dari masyarakat ataupun mungkin pilot. Sinyal ini melakukan pergerakan dari pesawat ke arah hutan yang kurang lebih 1 km," ujar Kepala Kantor SAR Timika George Mercy, Rabu, 8 Februari 2023.
Namun, Ia memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan TNI-Pori dalam proses penanganan kasus ini. Hingga saat ini, mereka masih melakukan proses pencarian pilot yang masih disandera itu.
"Proses pengambilan data atau proses evaluasi, kami Basarnas berkoordinasi terus dengan pihak TNI-Polri. Dalam hal ini, Polda Papua maupun dari pihak Kodam Cendrawasih," jelas dia.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, menuturkan, pesawat tersebut memang diduga dibakar KKB. Pilotnya yang masih disandera berkewarganegaraan Selandia Baru. (*)
BERITA TERKAIT
-
Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Delapan Orang Tewas
-
Bupati Maros Raih Penghargaan dari Basarnas atas Dukungan SAR Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan