MAKASSAR, BUKAMATA - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM di Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengungkapkan, jumlah koperasi di Sulsel tercatat berjumlah 8.400. Namun, 60 persen diantaranya sudah tidak aktif, sedangkan sisanya 40 persen lagi ngos-ngosan.
"Ini menjadi perhatian kami, apa yang menjadi masalahnya," kata Ashari, Selasa, 7 Februari 2023.
Menurut Ashari, kondisi koperasi 10 tahun terakhir di Sulsel mengalami kemunduran karena ada ketidakpercayaan para anggota kepada pengelola koperasi.
"Kepercayaan inilah yang harus kembali kita tumbuhkan," ujarnya.
Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, kata Ashari, juga senantiasa melakukan pembinaan melalui diklat-diklat yang dilaksanakan. Sedangkan untuk permodalan, ada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementrian Koperasi, yang siap membantu koperasi yang dinilai sehat.
"Tahun lalu, LPDB ini mengucurkan sekitar Rp500 miliar untuk membantu koperasi di Sulsel. Tahun ini, kami harap bisa mencapai Rp1 triliun," terangnya.
Ashari menambahkan, ada beberapa koperasi di Sulsel yang sehat, bahkan menjadi percontohan secara nasional. Pengawasan juga tetap dilakukan secara ketat. (*)