JAKARTA, BUKAMATA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, terdapat perkembangan dinamika atmosfer yang cukup signifikan. Hal ini berpotensi meningkatkan curah hujan dalam sepekan ke depan.
Koordinator Bidang Cuaca dan Peringatan Dini BMKG,,Miming Saefudin, mengatakan, prediksi ini terutama di wilayah Sumatera, Jawa, dan selatan ekuator.
"Curah hujan dalam sepekan ini sepertinya harus diwaspadai kembali di wilayah tersebut," ujarnya, dikutip Minggu, 29 Januari 2023.
Ia mengatakan, bibit siklon tropis saat ini dimonitor berada di sekitar Laut Cina Selatan, barat laut Aceh, dan barat daya Lampung. Berdasarkan data terakhir, bibit tropis di sekitar Laut Cina Selatan saat ini kondisinya melemah.
Pergerakan siklus ini akan terjadi sampai dua hari ke depan dan mengarah ke barat. Pergerakan tersebut menjauhi wilayah Indonesia.
"Ini masih cukup eksis untuk kondisi hari ini dan dua hari kedepan. Dan untuk hari ini dan dua hari ke depan masih cukup baik," kata Miming.
Namun, ada beberapa dampak bibit siklon yang perlu diwaspadai. Ia mengatakan gelombang mencapai dua setengah meter diperkirakan akan muncul.
Gelombang tersebut akan terjadi di perairan Timur Kepulauan Mentawai dan sebagian besar perairan Aceh bagian barat. Ia meminta masyarakat terus memonitor dan mewaspadai curah hujan saat siklus tropis ini.
"Yang ada di Barat Laut Aceh ini perlu diwaspadai karena bisa juga menimbulkan gelombang 4 meter, ini harus sama-sama kita waspadai," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
10 Gempa Guncang NTT dalam 20 Menit, BMKG Catat Aktivitas Seismik Beruntun
-
Gempa Flores: 33 Orang Meninggal, 23 Luka-luka, Empat Warga Masih Terjebak
-
Gempa 7,7 Magnitudo NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Uji Nurdin Langsung Cek Wilayah Pesisir
-
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
-
Gelombang Tinggi di Perairan Selayar, Kapolres: Tunda Melaut, Jangan Ulangi Tragedi KLM Nurul Salsa!