TAKALAR, BUKAMATA - Penjabat Bupati Takalar, Setiawan Aswad, membuka Workshop dan Bimbingan Teknis Pasti Beraksi, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Takalar, Jumat, 27 Januari 2023. Bimtek ini turut menghadirkan perwakilan USAID sebagai pemateri, sebagai bentuk kerjasama dengan Pemkab Takalar untuk mengatasi masalah anak Putus Sekolah dan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Dalam sambutannya, Setiawan Aswad menyampaikan bahwa ini langkah pertama menjadikan Takalar best practice dalam penanganan anak tidak sekolah dan PAUD di Sulsel. Ini menjadi sangat penting karena Takalar punya potensi dan masyarakat mendukung hal tersebut. Mulai dari pola pikir dan pola tindak, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten sampai provinsi hingga tingkat nasional.
"Kita turut melibatkan lembaga internasional Unicef. Karena Unicef dan JICA sudah bekerjasama menyusun PAUD Holistik Integratif (HI) di Sulsel. Dan kita lihat Takalar ini sangat potensial. Olehnya itu, saya sangat berharap kita bersama-sama mengakselerasi ini," jelas Setiawan.
Ketika Takalar menjadi best practice, lanjut Pj Bupati, maka akan menggerakkan ekonomi kolaboratif yang turut menggerakkan roda perekonomian mulai dari transportasi, wisata, kuliner dan kebudayaan.
"Kita juga sedang mempersiapkan tudang sipulung Takalar menuju Geopark Nasional yang akan kita gulirkan, kemudian dari sektor pendidikan momentumnya ada, bagaimana kita menuntaskan anak putus sekolah dengan melibatkan Forkopimda," jelas Pj Bupati Takalar. (*)
BERITA TERKAIT
-
Menuju Takalar Digital: Bupati Daeng Manye Lobi Komdigi Berantas ‘Blank Spot’ & Matangkan Layanan 112
-
Wujud Empati, Daeng Manye Hadiri Langsung Rumah Duka Mertua Sekda Takalar
-
Harkitnas 2026, Pemkab Takalar Dorong Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
-
Pererat Silaturahmi Lintas Generasi, Bupati Takalar Buka Turnamen Domino Ikatek Unhas 2026
-
Bupati Daeng Manye Dorong ASN Takalar Melek Teknologi dan Kerja Cepat