BUKAMATA – Hingga Jumat (27/1/2023) siang, sejumlah wilayah di Kota Manado, Sulut masih dikepung banjir. Di beberapa kelurahan juga diterjang tanah longsor. Hjan deras yang mengguyur Kota Manado sejak Kamis (26/1/2023) tengah malam, membuat banjir menggenangi hampir semua wilayah di Manado.
Data sementara, ada 8 rumah warga dilaporkan tertimbun longsor dan 3 orang terluka.
"Rumah yang tertimbun longsor 8 di Kelurahan Kairagi Satu," kata Kapolsek Mapanget Iptu Ayu Gusti.
Gusti menuturkan longsor tersebut juga mengakibatkan tiga orang terluka. Saat ini para korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Kairagi satu 3 korban dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Selain itu, ada 43 orang yang terdampak longsor tersebut dievakuasi ke kantor kelurahan. Warga yang dievakuasi di antaranya 22 anak-anak dan 4 orang lanjut usia, selebihnya dewasa.
Kepala Basarnas Manado Monce Brury mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk mengevakuasi korban banjir.
“Kami menurunkan 35 personil, dengan bantuan 3 perahu karet,” ujar Monce Brury melalui Humas Feri Ariyanto.
Dia mengatakan, proses evakuasi sementara dilakukan, dan diharapkan masyarakat bisa menghindari lokasi-lokasi banjir dan rawan longsor.
BERITA TERKAIT
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan
-
Hari Keenam Operasi SAR, 9 Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi
-
Black Box Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Kepala Basarnas di Makassar, Akan Diberikan ke KNKT