Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Api juga ikut menyebabkan terbakarnya kurang lebih lima belas karung kenari siap jual, masing masing seberat lima puluh kilogram.
SELAYAR, BUKAMATA - Empati, kepekaan dan kepedulian sosial terhadap sesama ditunjukkan jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Selayar, melalui giat penyaluran dan penyerahan paket bantuan logistik kepada korban kebakaran di Kampung Tihoro, Dusun Karama, Desa Bonea Makmur, Kecamatan Bontomanai, Senin, 23 Januari 2023.
Penyaluran dan penyerahan bantuan dipimpin langsung Ketua PMI Cabang Selayar, Saiful Arif, didampingi beberapa personil dan stafnya di PMI.
Sebelum menyerahkan paket bantuan, Ketua PMI ini berdialog dengan keluarga dan korban kebakaran yang masih tinggal menempati bangunan tenda darurat bantuan Dinas Sosial.
Saiful Arif juga menyempatkan diri melihat serta melakukan pengecekan secara langsung terhadap jenis harta benda korban yang ikut terbakar dan menanyakan taksiran nilai kerugian yang dialaminya.
Ia mendoakan, dan berharap agar paket bantuan yang diserahkan PMI Cabang Selayar bisa bermanfaat dan mampu meringankan beban penderitaan, sekaligus mengurangi efek kerugian yang dialami korban bersama keluarga.
Saiful Arif yang juga Wakil Bupati Kabupaten Selayar itu berharap keluarga bisa menerima dengan ikhlas dan tulus paket bantuan logistik yang diserahkan PMI Cabang Selayar,,sebagai bentuk ungkapan rasa belasungkawa dan duka cita atas musibah kebakaran yang terjadi pada Jum'at, 20 Januari 2023 tersebut.
Korban kebakaran, Agus Salim (60 thn), kepada wartawan menuturkan, kejadian dipicu korsleting listrik. Pada saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.
Saat itu, korban Agus Salim mengaku meninggalkan rumah menuju kebun sekira pukul 06.65 Wita. Sementara Andi Bone (isteri korban) sudah lebih awal berangkat menuju sekolah di Mts Pa'batteang untuk mengajar.
Di saat yang bertepatan, Andi Ikram (anak korban), siswa kelas 2 di SMKN 7 Selayar juga sudah meninggalkan rumah menuju sekolah.
Satu hal yang menjadi kesyukuran baginya karena orang tua korban Dg. Manaba (86 thn) sedang tidak berada di rumah, karena menginap di rumah salah seorang anaknya di lingkungan Appabatu, Desa Parak.
Sedangkan dua anggota keluarga lainnya masing masing atas nama Muliadi dan Anas, berada di Makassar.
Tak ada korban jiwa dalam insident kebakaran tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Akibat kejadian naas tersebut, dua unit bangunan rumah, berikut gudang penyimpanan hasil bumi habis dilalap si jago merah.
Api juga ikut menyebabkan terbakarnya kurang lebih lima belas karung kenari siap jual, masing masing seberat lima puluh kilogram.
Selain itu, api juga turut melalap satu unit sepeda motor, timbangan hasil bumi, kompor gas, lampu Petromax, dua buah tabung gas, risecooker, perhiasan emas, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Menanggapi penuturan korban, Saiful Arif mencoba menguatkan mental korban dan mengingatkan bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa.
"Tetap bersabar dan bertawakkal, Insha Allah akan ada limpahan rezeki yang jumlahnya mungkin akan jauh lebih banyak," pungkasnya, seraya memeluk Agus Salim. (*)
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50