BUKAMATA – Sejumlah warga dari Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung (Amkab) melakukan demonstrasi di dekat area Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kampanye yang dilakukan Anies Baswedan.
Massa aksi membentangkan berbagai macam atribut. Mereka tak henti-hentinya menyuarakan penolakan terhadap aktivitas yang dilakukan oleh Anies Baswedan tersebut.
Terlihat puluhan orang berkumpul dalam aksi tersebut. Aksi itu dilakukan di hadapan para pendukung Anies Baswedan yang melewati kawasan tersebut.
Terlihat puluhan orang berkumpul dalam aksi tersebut. Aksi itu dilakukan di hadapan para pendukung Anies Baswedan yang melewati kawasan tersebut.
Koordinator aksi, Abie S, mengatakan aksi tersebut dilakukan secara mendadak, sehingga yang menghadiri aksi tersebut tidak sebanyak pendukung Anies yang mendatangi lokasi kegiatan.
Pihaknya menginginkan situasi pemilu di Kabupaten Bandung bisa berjalan aman dan kondusif. Apalagi saat ini dalam kedatangan Anies sangat berbau kampanye. Abie menginginkan Bawaslu bisa melakukan monitoring dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sehingga bisa memeriksa pelanggarannya.
"Kita juga mempertanyakan pihak Bawaslu untuk bisa mengontrol dan monitoring ini semua. Apakah ini bisa dikategorikan penyalahgunaan atau curi start. Kami juga akan koordinasi dengan pihak Bawaslu terkait permasalahan ini," jelasnya.
Abie menambahkan dalam aturannya kampanye seharusnya dilakukan pada bulan November mendatang. Namun saat ini Partai Nasdem telah start lebih awal. Kita pun dari masyarakat sudah cerdas lah, mana yang pantas pemimpin yang akan kita pilih," kata Abie.
"Kita tahu acara event yang diadakan Anies Baswedan ini kan event jalan sehat. Tapi kita lihat banyak hal yang sudah mengarah terutama atribut partai yang sudah mengarah ke kampanye," katanya.
Abie menginginkan Bawaslu memonitor kegiatan tersebut, sehingga bisa memeriksa pelanggarannya.
"Kita juga mempertanyakan pihak Bawaslu untuk bisa mengontrol dan monitoring ini semua. Apakah ini bisa dikategorikan penyalahgunaan atau curi start. Kami juga akan koordinasi dengan pihak Bawaslu terkait permasalahan ini," jelasnya.
"Kalaupun ternyata ini acara murni jalan kaki yang baik, kita sangat support. Kita juga terima kasih sama Pak Anies. Tapi kalau ini ternyata hanya akan dijadikan jalan rencana beliau ke depan, nah ini kami sebagai aliansi yang tidak setuju," tambahnya.
Abie menjelaskan berbagai atribut kampanye tidak seharusnya dilakukan saat ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang berlebihan.
BERITA TERKAIT
-
Gedung DPRD Sulsel Tak Luput dari Kobaran Api
-
Prof. Didik J. Rachbini Kembali Terpilih sebagai Rektor Universitas Paramadina
-
Adik Prabowo: Makan Gratis Dikenalkan Sejak Anies Gubernur
-
Ketua KBPP POLRI Sulsel Minta Mahasiswa Papua Jaga Citra Positif Kota Makassar
-
Momen Haru Pelantikan: Prabowo Subianto Salami Anies Baswedan Usai Dilantik Sebagai Presiden RI