BUKAMATA - Sama seperti biaya pengobatan orang dewasa, pengobatan untuk bayi umumnya tidak murah, terutama jika bayi menderita kondisi Down Syndrome. Sebab, bayi dengan kondisi Down Syndrome perlu melakukan terapi secara rutin sampai seumur hidup.
Satu jam terapi bisa memakan biaya Rp50 ribu-100 ribu dengan durasi 1-2 jam untuk satu kali terapi. Terapi yang dilakukan tidak hanya satu jenis, melainkan beberapa jenis terapi, sehingga biayanya akan semakin mahal.
Sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi tingginya biaya pengobatan bayi Down Syndrome, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan asuransi kesehatan untuk bayi.
Pentingnya asuransi kesehatan untuk bayi
Setiap orangtua disarankan membeli produk asuransi kesehatan untuk bayi. Sebelum memilih produk proteksi yang tepat, ada baiknya mengetahui apa saja https://www.prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/penyakit-yang-tidak-ditanggung-asuransi-kesehatan.
Pasalnya, produk asuransi kesehatan bayi yang terlindungi dan terpercaya bisa memberikan sejumlah manfaat seperti berikut ini:
1. Jaminan imunisasi
Bayi yang sudah terdaftar dalam polis asuransi kesehatan dijamin akan mendapatkan imunisasi lengkap dan sesuai dengan standar imunisasi menurut pemerintah.
Dengan asuransi, bayi bisa mendapatkan imunisasi dasar secara gratis. Hanya saja, imunisasinya belum termasuk dengan imunisasi tambahan seperti vaksin HPV, influenza, dan tifoid.
2. Menanggung biaya melahirkan
Biasanya, asuransi kesehatan bayi termasuk ke dalam asuransi kesehatan keluarga. Saat sang ibu sudah terdaftar dalam asuransi kesehatan keluarga, maka proses melahirkan bayi pun akan ikut ditanggung.
Pertanggungan yang diberikan umumnya mencakup biaya persalinan, biaya pemeriksaan sebelum dan sesudah persalinan, biaya imunisasi, biaya kamar bayar dan kamar rawat inap pascapersalinan, biaya obat, dan sebagainya.
3. Premi cenderung lebih murah
Dalam menentukan harga premi, salah satu aspek yang diperhatikan oleh perusahaan asuransi adalah usia masuk. Semakin muda usia masuk nasabah, maka preminya akan lebih murah.
Bayi yang didaftarkan ke dalam polis asuransi kesehatan akan dikenakan tarif premi yang lebih murah, karena usia bayi masih sangat muda dan tidak rentan terhadap penyakit yang lebih parah seperti pada nasabah dewasa.
Beberapa pertimbangan membeli asuransi kesehatan bayi
Jika Anda tertarik membeli asuransi kesehatan bayi, ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan agar tidak salah pilih. Berikut ini adalah pertimbangan memilih asuransi kesehatan bayi:
1. Perhatikan riwayat kelahiran bayi
Coba perhatikan kembali riwayat bayi sejak masih di dalam kandungan sampai dilahirkan. Apakah bayi selalu dinilai dalam keadaan sehat, atau pernah mengalami masalah khusus di masa kelahiran?
Riwayat kelahiran bayi akan berdampak terhadap kondisi kesehatan bayi jangka panjang. Misalnya, bayi yang lahir prematur lebih rentan terhadap lebih banyak penyakit karena banyak organ tubuh yang belum terbentuk sempurna.
Jika demikian, maka pilihlah asuransi kesehatan bayi yang menyediakan manfaat perlindungan khusus atau perlindungan tambahan.
2. Cari tahu cara klaim
Saat bayi akan berobat, Anda perlu melalui proses klaim agar asuransi kesehatan bayi bisa dipakai untuk menanggung biaya pengobatan tersebut. Setiap perusahaan asuransi punya kebijakan berbeda mengenai cara klaim.
Ada yang memberlakukan klaim cashless, yaitu klaim cepat yang bisa dilakukan hanya dengan menyerahkan kartu kepemilikan asuransi. Ada juga proses klaim dengan sistem reimbursement, yaitu menggantikan biaya yang sudah dibayarkan terlebih dahulu oleh nasabah.
Pilihlah perusahaan asuransi yang menyediakan proses klaim mudah dan cepat. Dengan begitu, bayi bisa mendapatkan pertolongan medis dengan lebih cepat tanpa adanya kendala klaim.
3. Periksa kelengkapan cakupan asuransi
Setiap produk asuransi bisa saja memberikan cakupan perlindungan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebelum membeli asuransi kesehatan bayi, cari tahu dulu apa saja manfaat perlindungan yang diberikan.
Biasanya, manfaat yang paling umum diberikan dari produk asuransi kesehatan adalah pertanggungan untuk biaya rawat inap, biaya konsultasi dokter, biaya operasi, biaya obat, biaya pemeriksaan, dan sebagainya.
Jika ingin mendapatkan manfaat tambahan di luar manfaat dasar, bisa membeli asuransi tambahan alias rider. Untuk bayi, bisa mencari rider yang memberikan manfaat pertanggungan tambahan berupa imunisasi dan rawat jalan.
4. Sesuaikan dengan bujet pribadi
Asuransi kesehatan dengan pertanggungan luas memang menguntungkan, tapi harga preminya juga kemungkinan besar akan lebih mahal. Sebaiknya, pertimbangkan juga mengenai kondisi keuangan pribadi sebelum menentukan pilihan produk.
Anda juga bisa memilih jenis kamar rawat inap yang diberikan sebagai manfaat dari produk asuransi. Jika produk asuransi kesehatan bisa menanggung kamar VIP, tentu harga preminya akan lebih besar. Kalau ingin yang lebih terjangkau, bisa mencari produk dengan pilihan kamar rawat inap kelas I.
5. Cari tahu tentang tunjangan kesehatan dari tempat kerja
Beberapa perusahaan memberikan benefit karyawan berupa pertanggungan asuransi kesehatan. Ada juga yang mengizinkan karyawan untuk memasukkan anak dan keluarga ke dalam satu polis yang sama.
Artinya, tanpa harus membeli asuransi pribadi, Anda dan keluarga, termasuk bayi, sudah mendapatkan perlindungan dari https://www.payuung.com/blog/manfaat-asuransi-karyawan-bagi-perusahaan/.
Hanya saja, asuransi kesehatan karyawan umumnya memiliki manfaat yang terbatas. Jika bayi menderita kondisi yang parah, seperti Down Syndrome, mungkin akan lebih baik kalau orangtua juga membeli produk asuransi kesehatan bayi sendiri sebagai antisipasi dari biaya pengobatan yang terlalu tinggi.
Itulah beberapa keuntungan dan hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli asuransi kesehatan bayi. Jangan abaikan pentingnya menggunakan asuransi kesehatan untuk penyakit kritis pada bayi, ya!