MAKASSAR, BUKAMATA - Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Devo Khadafi didadak menjadi salah satu narasumber dalam Podcast Spesial HUT Bukamatanews ke 3 pekan lalu. Devo yang baru menjabat Sekdispar Sulsel tahun lalu ini mengaku seperti kembali ke rumah saat diberi amanah untuk kembali masuk ke dalam lingkup kerja dinas Pariwisata.
"Ya rasanya seperti kembali ke rumah dan PR nya sekarang adalah bagaimana menggaet wisatawan mancanegara ke Sulsel, " kata Devo dalam podcast Kopi Tumpah Bukamatanews.
Devo mengatakan, saat ini Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan jumlah desa wisata terbanyak di Indonesia. Angkanya mencapai 460 desa wisata.
"Tahun 2022 sudah 460 lebih target kita tahun 600 desa wisata, " katanya.
Namun kata Devo tantangan sesungguhnya bagi Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan adalah bagaimana meyakinkan pemerintah pusat bahwa Sulawesi Selatan sudah siap untuk menerima lebih banyak wisatawan mancanegara.
"Makanya kami selalu mendorong agar pemerintah pusat memberikan kesempatan kepada Sulsel untuk ikut bergabung apabila ada, kesempatan promosi ke luar negeri, " tegasnya.
Devo bilang, saat ini sejumlah lokasi wisata di Sulsel sudah dapat dijangkau dengan transportasi yang memadai. Dia memberikan tanah toraja sebagai contoh.
"Sekarang kan sudah ada penerbangan ke toraja, bisa, ditempuh 45 menit saja dari Makassar, " jelasnya.
Devo bilang, pandemi yang telah memporak-porandakan sektor pariwisata di Sulsel belakangan ini mulai bisa dikalahkan. Jumlah wisatawan yang mengunjungi Sulsel mulai rebound setelah sempat anjlok hingga lebih dari 80 persen pada masa pandemi 2020 lalu.
"Bahkan jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai lebih dari 50 persen pekerja di bidang Pariwisata, " ungkapnya.
Fakta menyedihkan tersebut lantas membuat pihaknya merasa perlu melakukan penguatan sektor pariwisata dari bawah. Hal inilah yang mendasari Pemprov fokus memaksimalkan pengembangan desa Pariwisata yang dikerjakan benar-benar dari bawah.
"Jadi menariknya desa, wisata ini, dikelolah langsung dari pemerintah Desa, dan didaftarkan langsung ke kementerian. Kementerian nanti yang akan menilai. Pemerintah kota kabupaten dan provinsi bertugas untuk memprovide hal-hal yang dibutuhkan masyarakat untuk pengembangan desa wisata tersebut, " jelasnya.
Devo berharap pasca pandemi, Sulawesi Selatan dapat menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang bangkit lebih cepat dari sektor pariwisatanya.
BERITA TERKAIT
-
Kejuaraan Bulutangkis BNI Sirnas B 2025 Kembali Digelar, PBSI Beri Subsidi Bagi Atlet Sulsel
-
Fadil Imran Terpilih Ketum PP PBSI, Devo Khadafi: Dukung Kebangkitan Bulutangkis Indonesia
-
Tak Hadiri Panggilan KPK, Syahrul Yasin Limpo Tengok Ibunda yang Sakit di Makassar
-
Hari Terakhir Menjabat, Andi Sudirman Mutasi Devo Khadafi dari Sekdis Pariwisata
-
Disbudpar Sulsel Genjot Penguatan Destinasi Berbasis Data