PAREPARE, BUKAMATA - Pemerintah Kota Parepare menerima bantuan penanganan bencana hidrometerologi dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, menyampaikan terima kasih dan apresiasi pemerintah pusat atas kepeduliannya kepada warga yang terdampak bencana, terkhusus di Kota Parepare.
"Bantuan ini untuk penanganan dampak bencana bagi kabupaten kota yang terdampak langsung bencana yang disebabkan cuaca ektrem yang terjadi beberapa waktu lalu. Kota Parepare adalah salah satu wilayah di Sulsel yang terdampak," jelasnya, Rabu, 11 Januari 2023.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Parepare, Irma, menambahkan, selain diserahkan secara simbolis bantuan anggaran penanganan bencana, Pemerintah Kota Parepare juga menerima 100 buah bantuan selimut dan matras.
"Bantuan uang tunai dan logistik belum kami terima, hanya saja diserahkan secara simbolis dulu, untuk penyaluran dananya nanti melalui tahapan administrasi, begitupun bantuan logistik seperti selimut dan matras," jelasnya.
Adapun 14 kabupaten kota terdampak yang menerima bantuan selain Kota Parepare, antara lain Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, Enrekang, Luwu Utara, Bone, Jeneponto, Pangkep, Selayar, Bantaeng, Sidrap, Pinrang, Barru, dan Bulukumba.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menyerahkan secara langsung bantuan penanganan bencana Hidrometeorologi, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin, 9 Januari 2023. Penyerahan bantuan ini dilakukan di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Panik Isu BBM Naik, Wali Kota Parepare: Hoaks! Stok Aman
-
Setahun Tasming - Hermanto Memimpin Parepare, Kemiskinan Turun, Program Sosial Meluas
-
Dapat Penghargaan dari Kemendikdasmen, Parepare Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
-
Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Parepare Temukan Kenaikan Rp5.000-Rp30.000 per Kilogram