Redaksi
Redaksi

Rabu, 11 Januari 2023 22:25

Mahasiswa yang Nekat Mendaki Gunung Berstatus Siaga, Akhirnya Ditemukan

Seorang mahasiswa Ia dinyatakan hilang dinyatakan hilang karea nekat naik Gunung Merapi yang statusnya masih siaga

Mahasiswa yang Nekat Mendaki Gunung Berstatus Siaga, Akhirnya Ditemukan

Regu pencarian pun lantas bergerak mencari pendaki itu pada Rabu siang dan akhirnya berhasil ditemukan berada di atas area labuhan Srimanganti.

BUKAMATA - Seorang mahasiswa asal Bekasi, Jawa Barat dinyatakan hilang selama dua hari, dan pada Rabu, (11/1) ditemukan dalam kondisi selamat oleh regu pencarian dan pertolongan atau SAR. Ia dinyatakan hilang karea nekat naik Gunung Merapi yang statusnya masih Siaga pada Rabu, 11 Januari 2023

Mahasiswa yang kuliah di sebuah kampus swasta di Yogyakarta mengaku justru tersesat di area tempat prosesi labuhan Gunung Merapi saat sedang mencoba turun kembali dengan cara mengikuti arah terbang burung.

"Pada Senin 9 Januari, yang bersangkutan menitipkan motornya di sebuah warung milik warga di area Kinahrejo (kaki Gunung Merapi), lantas berjalan ke arah jalur pendakian dan sampai hari ini pukul 08.00 WIB belum kembali sehingga dilaporkan hilang," kata Humas Basarnas

Regu pencarian pun lantas bergerak mencari pendaki itu pada Rabu siang dan akhirnya berhasil ditemukan berada di atas area labuhan Srimanganti. Saat ditemukan regu pencari, kondisi pendaki itu masih sadar, bisa diajak bicara. Hanya saja, karena kondisinya tidak fit setelah hilang dua hari tanpa bekal, regu pencari mengevakuasinya dengan ditandu.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta sendiri sampai awal tahun ini, masih belum mengizinkan adanya aktivitas pendakian di kawasan Gunung Merapi yang statusnya ditetapkan Level III atau Siaga sejak November 2020 akibat erupsi. "Status aktivitas Gunung Merapi tetap Siaga, masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso.

Aktivitas erupsi Gunung Merapi sampai hari ini masih terpantau BPPTKG. Misalnya, hari ini masih terdengar dua kali suara guguran intensitas sedang- keras dari Pos Pemantauan Gunung Merapi di Babadan. Selain itu, pada 9 Januari lalu atau saat pendaki itu dilaporkan mulai hilang, BPPTKG Yogyakarta juga mencatat terjadi satu kali guguran lava sejauh 1.200 meter dari puncak ke arah barat gunung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#pendaki #Yogyakarta #gunung merapi