JENEPONTO, BUKAMATA - Bantuan pengadaan ternak sapi melalui dana hibah diduga tidak tepat sasaran di Kabupaten Jeneponto. Diduga terdapat pungutan liar.
Warga penerima manfaat dimintai sejumlah uang Rp 1 juta, untuk mendapatkan bantuan Sapi di Desa Maccinibaji, Kecamatan Batang.
"Ada yang mengadu, ceritanya kenapa yang kena bencana tidak dapat sapi. Sementara yang tidak kena bencana dikasi sapi. Apakah karena membayarki Rp 1 juta rupiah," beber seorang warga, BS, Sabtu, 7 Januari 2023.
Informasi yang diperoleh Bukamatanews, di Desa Maccinibaji, sekitar 30 ekor sapi untuk bantuan korban bencana banjir bandang. Diduga, ada biaya yang dikenakan ke kelompok tani penerima.
Hingga berita ini diturunkan, media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi, namun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) belum memberikan jawaban. (*)
BERITA TERKAIT
-
Di Tengah Kekeringan, PLN SEJUK Hadirkan Air Bersih untuk Warga Allu Tarowang
-
Kelangkaan BBM Jadi Sorotan, Bupati Jeneponto Minta OPD Turun Langsung dan Rumuskan Langkah Konkret
-
Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penanganan Stunting
-
Pemkab Jeneponto Serahkan Santunan kepada 60 Janda Veteran
-
Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau