JENEPONTO, BUKAMATA - Bantuan pengadaan ternak sapi melalui dana hibah diduga tidak tepat sasaran di Kabupaten Jeneponto. Diduga terdapat pungutan liar.
Warga penerima manfaat dimintai sejumlah uang Rp 1 juta, untuk mendapatkan bantuan Sapi di Desa Maccinibaji, Kecamatan Batang.
"Ada yang mengadu, ceritanya kenapa yang kena bencana tidak dapat sapi. Sementara yang tidak kena bencana dikasi sapi. Apakah karena membayarki Rp 1 juta rupiah," beber seorang warga, BS, Sabtu, 7 Januari 2023.
Informasi yang diperoleh Bukamatanews, di Desa Maccinibaji, sekitar 30 ekor sapi untuk bantuan korban bencana banjir bandang. Diduga, ada biaya yang dikenakan ke kelompok tani penerima.
Hingga berita ini diturunkan, media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi, namun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) belum memberikan jawaban. (*)
BERITA TERKAIT
-
Temui Hamka B Kady, Bupati Jeneponto Harap Dukungan Peningkatan Infrastruktur Jalan Hingga Pembangunan Pasar Turatea
-
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas
-
Dari Lapangan Kantor Bupati, 927 TPK Satukan Langkah Wujudkan Jeneponto Bebas Stunting
-
Gubernur Sulsel Bantu Dg Sangkala, Warga Jeneponto yang Lumpuh dan Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk
-
Melalui Gesit Data Presisi, Dinas P2KB Jeneponto Perkuat Validasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting