BUKAMATA - Di awal tahun 2023, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) masih dalam periode puncak musim hujan.
Dalam dua bulan terakhir, curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda Sulsel. Ditambah gelombang air pasang yang tinggi membuat aktifitas di perairan ditunda
Kondisi ini membuat beberapa daerah telah terdampak bencana hydrometeorology, Jeneponto dan Maros sudah dilanda bencana tanah longsor. Kemudian satu kapal karam di Selayar akibat cuaca buruk. Makassar juga dilanda banjir di beberapa titik. Utamanya Kecamatan Biringkanaya dan Manggala
Pada hari Sabtu (7/1/2023), BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Sulsel hujan ringan hingga sedang.
Wilayah Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Pare-Pare, Pinrang, Sungguminasa, Watan Soppeng, dan Takalar diprediksi hujan sedang hingga malam hari.
Sementara itu, cuaca berawan akan menyelimuti Bulukumba, Makale, Malili, Massamba, Rantepao, Sengkang, Sinjai, dan Watampone (Bone).
Enrekang, Jenneponto, dan Sidrap diprediksi hujan ringan.
Adapun, BMKG memberikan peringatan dini untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dari pagi, sore, dan dini, hari di Wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
BERITA TERKAIT
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar Luas ke Lima Provinsi
-
10 Gempa Guncang NTT dalam 20 Menit, BMKG Catat Aktivitas Seismik Beruntun
-
Gempa Flores: 33 Orang Meninggal, 23 Luka-luka, Empat Warga Masih Terjebak
-
Gempa 7,7 Magnitudo NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Uji Nurdin Langsung Cek Wilayah Pesisir
-
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami